Rabu 14 Sep 2016 13:13 WIB

Menag dan Motor 'Astuti'

Angkutan umum menjadi salah satu alternatif saranan transportasi jamaah haji
Foto: media centre haji
Angkutan umum menjadi salah satu alternatif saranan transportasi jamaah haji

REPUBLIKA.CO.ID, MINA -- Usai melontar jumrah aqabah, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bergabung dengan ribuan jamaah haji Indonesia yang menginap (mabit) di Mina. Namun, pada malam pertama di Mina itu, justru  ada yang menarik perhatian Menag. Apa gerangan itu?

Ternyata Menag sempat melihat motor butut yang digunakan oleh petugas Satgas Mina untuk mengantar jamaah yang tersesat jalan. Motor bercat merah itu dikenal dengan nama 'Astuti', singkatan dari Astrea Tujuh Tiga.

"Mungkin di Indonesia sudah tidak ada motor tersebut, tapi di sini sangat bermanfaat karena sangat strategis dalam membantu khususnya jemaah kita yang tersesat dan kelelahan sehingga bisa dibawa kembali oleh petugas kita yang stand by 24 jam di sini," ujar Menag.

Menag sendiri menyempatkan diri untuk mengecek kondisi motor. Meski umur produksinya sudah tua, motor Astuti itu terbukti masih berdaya guna sebagai moda transportasi pengantar jemaah haji Indonesia selama di Mina.

Disinggung soal kemungkinan melakukan pembaruan moda transportasi tersebut, Menag mengatakan, kalau hal itu berpulang pada kebijakan Pemerintah Arab Saudi, apakah memberikan izin atau tidak. "Kalau melihat efektivitasnya, itu sangat efektif. Karena sepeda motor punya keunggulan bisa masuk dalam area yang sempit dalam radius tertentu, tapi tentu ini harus dengan izin otoritas Saudi," ujar Menag.

"Kalau itu ada persetujuan, tentu akan kita tambah armada kita karena efektivitas itu tadi," tambahnya.

sumber : kemenag.go.id
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement