Sabtu 17 Sep 2016 20:58 WIB

Masih Ada Keluhan Soal Katering

katering haji
katering haji

REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan pelayanan katering secara umum diapresiasi oleh jamaah haji Indonesia. Tapi, kata Menag Lukman, pihaknya tetap masih saja menerima adanya keluhan terkait selera.

‘’Ada yang merasa kurang pedas dan kurang manis dan lain sebagainya,’’ kata Menag di Jeddah, Arab Saudi, kemarin seperti dilaporkan wartawan Republika, Didi Purwadi. (Baca: Alhamdulillah Jamaah Kembali Dapat Katering)

Lukman mengatakan memang tidak mudah menyamakan selera dari 155.200 jamaah. Apalagi, jamaah haji Indonesia terdiri dari etnis dan suku yang berbeda. Mereka tentunya memiliki cita rasa dan selera yang berbeda-beda.

‘’Kami di Kemenag mencoba untuk menentukan dari sisi rasa ini yang semoderat mungkin,’’ kata Lukman. ‘’Katakanlah yang rata-rata bisa diterima oleh semua warga kita.’’

Menag menyadari pihaknya memang tidak bisa memuaskan semua selera jamaah. Jamaah yang terbiasa makan pedas, tentu merasa katering ini tidak terasa cabainya. Demikian juga bagi yang terbiasa makan manis dan seterusnya. ‘’Meski demikian, ini sudah melalui uji coba bahwa selera ini yang khas nusantara dan alhamdulillah diapresiasi,’’ katanya.

Lukman mengatakan sengaja bumbu tidak terlalu kuat atau merangsang (terlalu pedas, asam, dan lainnya) untuk menjaga kesehatan jamaah. ‘’Kita tidak ingin mereka yang pencernaannya sensitif, jangan sampai terganggu karena persoalan katering yang kita bagikan,’’ katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement