Selasa 04 Oct 2016 03:25 WIB

Kedapatan Bawa Uang Rp 2 Miliar, Tiga Jamaah Haji Indonesia Ditahan

Jamaah haji Indonesia yang tergabung dalam pemberangkatan gelombang pertama, mulai pulang kembali ke Tanah Air, Makkah, Sabtu (17/9). (Republika/Amin Madani)
Foto: Republika/ Amin Madani
Jamaah haji Indonesia yang tergabung dalam pemberangkatan gelombang pertama, mulai pulang kembali ke Tanah Air, Makkah, Sabtu (17/9). (Republika/Amin Madani)

REPUBLIKA.CO.ID, MADINAH -- Sebanyak Tiga orang jamaah haji Indonesia asal Embarkasi Surabaya yang tergabung dalam Kloter SUB 39 ditahan petugas Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi. Ketiganya ditahan karena kedapatan membawa uang sekitar Rp 2 miliar dalam mata uang dolar AS dan Euro.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengatakan, peristiwa tersebut bermula ketika dua orang jamaah haji menjalani pemeriksaan x-ray Gate Zero di Bandara Madinah, seperti dilaporkan wartawan Republika, Amin Madani, Senin (3/10) pukul 11.30 waktu Arab Saudi.

Dua jamaah itu adalah Sri Wahyuni Rahayu dan Rochmat Kanapi Podo. Sri Wahyuni beralamat di Tebaloan RT 03/01 Duduksampeyan Gresik, Jawa Timur, sedangkan Rochmat beralamat di Dusun Betiring RT 03/01 Banjarsari, Cerme, Gresik, Jawa Timur.

Menurut Maftuh, saat pemeriksaan x-ray Gate Zero Bandara Madinah, Rochmat ditahan petugas Imigrasi, karena diduga membawa uang dalam jumlah yang sangat banyak, selanjutnya dibawa ke ruang kantor polisi bandara untuk dimintai keterangan.

Dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) diketahui, uang tersebut adalah milik Ansharul Adhim Abdullah (47) dengan Nomor Paspor B3924641. Ansharul beralamat di Tebaloan RT 03/01 Duduksampeyan, Gresik, Jawa Timur. Ansharul juga menitipkan uang tersebut kepada istrinya, yakni Sri Wahyuni Rahayu (36) dengan Nomor Paspor A4227775.

"Ketiga jamaah tersebut hanya boleh didampingi seorang Petugas Daker Airport yang bernama Ahmad Mukarom. Uang US Dollar dan Euro sampai saat ini masih dalam proses penghitungan oleh pihak polisi Bandara AMAA Madinah," kata Agus Maftuh dalam keterangannya hari ini.

  

Sementara itu, rombongan jamaah Kloter SUB 39 sendiri diterbangkan pulang ke Tanah Air, pada pukul 14.49 waktu Arab Saudi, tanpa tiga orang jamaah tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement