Rabu 11 Jan 2017 10:32 WIB

Umrah Plus Wisata Muslim Makin Diminati

Rombongan jamaah umrah plus wisata Muslim Adinda Azzahra melakukan wisata halal di Eropa sebelum menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci.
Foto: Dok Adinda Azzahra
Rombongan jamaah umrah plus wisata Muslim Adinda Azzahra melakukan wisata halal di Eropa sebelum menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Kini makin banyak Muslim yang ingin melakukan umrah plus wisata halal atau wisata Muslim. Misalnya plus ke Eropa, Aqsha, Kairo, Alexandria atau Turki. “Paket umrah plus wisata Muslim makin diminati masyarakat Muslim Indonesia,” kata Chief Executive Officer (CEO) Adinda Azzahra Tour Priyadi Abadi kepada Republika.co.id, Rabu (11/1/2017).

Priyadi menambahkan, umrah plus wisata Muslim mempunyai keunggulan tersendiri. “Selain melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci, para jamaah juga berkesempatan melakukan tadabur alam di negara-negara yang dikunjungi. Misalnya mengunjungi masjid dan shalat di sana, mengunjungi tempat-tempat bersejarah Islam, dan bertemu komunitas Muslim di negara-negara yang dikunjungi,” ujarnya.

Adinda Azzahra Tour merupakan tur sebuah travel yang mempunyai spesialisasi umrah plus dan wisata Muslim. “Saat ini kami membawa rombongan jamaah plus Eropa Barat selama 20 hari, berangkat tanggal 26 Desember 2016 sampai 14 Januari 2017. Sebelum umrah, kami bertadabur alam terlebih dahulu di benua Eropa Barat mengunjungi tujuh  negara,  yaitu Perancis, Belgia, Belanda,  Jerman, Swiss, Italia  dan Vatican. Lalu dilanjutkan umrah dengan fasilitas hotel bintang lima, baik di Mekkah maupun Madinah,” ujar Priyadi melalui daring dari Makkah.

Priyadi menyebutkan, Adinda Azzahra Tour menyelenggarakan program umrah plus wisata Muslim dua kali keberangkatan setiap bulan. “Khusus bulan Desember kami berikan bonus Disneyland Paris. Hal itu karena mayoritas jamaah membawa anak-anak, bertepatan musim liburan sekolah di Indonesia. Sedangkan untuk bulan Maret dan April, kami berikan bonus mengunjungi taman bunga tulip Keukenhof di Belanda yang dibuka hanya pada musim semi saja,” kata Priyadi Abadi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement