Ahad 20 Aug 2017 10:41 WIB

Cek Kesiapan Tenda Jamaah di Arafah, Rasio Toilet Mencukupi

Dirjen PHU Kemenag Nizar Ali (kedua dari kanan) meninjau persiapan tenda di Arafah
Foto: Republika/Nashih Nashrullah
Dirjen PHU Kemenag Nizar Ali (kedua dari kanan) meninjau persiapan tenda di Arafah

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Nizar Ali meninjau tenda jamaah haji Indonesia di Arafah. Tinjauan ini dilakukan untuk memastikan progress kesiapan tenda jamaah jelang puncak haji, wukuf di Arafah.

Ikut mendampingi Dirjen PHU, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis, Direktur Bina Haji Khoirizi HD, Kepala PPIH Arab Saudi Ahmad Dumyanthi Basori dan Kadaker Mekah, Nasrullah Jasam. Pengecekan pertama dilakukan di tenda-tenda yang akan ditempati jamaah haji.

Jamaah haji Indonesia akan menempati tenda yang tersebar di 70 maktab. Pantauan di lapangan menujukan tenda sudah terpasang. Unsur pendukung lain seperti karpet, lampu dan alat pemadam kebakaran juga sudah siap.

"Saya rasa sudah bisa disimpulkan kalau 95 persen sudah selesai. Tinggal memasang aksesoris saja, seperti AC dan air coller," kata Nizar Ali di Arafah, Sabtu (19/08).

Puncak haji wukuf di Arafah diperkirakan jatuh 31 Agutus 2017 atau sekitar sepuluh hari ke depan. Nizar menilai, masih cukup waktu untuk menyelesaikan pemasangan kelengkapan tenda yang akan membuat jamaah lebih nyaman. Selain itu, ketersedia toilet yang ada dipastikan juga akan mampu memenuhi kebutuhan jamaah.

"Saya rasa masih ada waktu untuk melengkapi. Rasio jeamaah dan toilet dapat kita pastikan sudah terpenuhi," katanya.

Pengecekan kemudian dilakukan di dapur yang nantinya akan melayani kubutuhan jemaah selama di Arafah. Seluruh perlengkap seperti panci dalam ukuran besar dan alat untuk memasak sudah terlihat dan siap untuk digunakan.

"Semua sudah memenuhi target, masih 10 hari lagi menuju puncak haji dan saya kira masih cukup waktu. Listrik siap ada genset cadangan. Lampu LED yang terang, karena biasa orang Indonesia budaya kita hidup selalu terang. Di dalam tenda juga momen untuk membaca Alquran. Kalau gelap kan tidak bisa baca, kalau lampu bagus bisa fokus ibadah," katanya.

Ditegaskan Nizar Ali, pengecekan selalu dilakukan petugas mengenai kesiapan tenda-tenda di Arafah. Ditargetkan, semua akan rampung dua hari jelang hari Arafah.

"Kalau target tanggal 7 Dzulhijjah sudah fix semua. Tanggal 8 Dzulhijjah tim akan cek akhir. Pengecekan harian selalu ada tim yang melakukan pemantauan," katanya.

sumber : kemenag.go.id
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement