Sabtu 02 Sep 2017 12:39 WIB

Menag Apresiasi Semangat Tim Media Center Bantu Jamaah

Kesibukan petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2017 di kantor Daker Madinah, Rabu pagi (16/8).
Foto: Republika/Ani Nursalikah
Kesibukan petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2017 di kantor Daker Madinah, Rabu pagi (16/8).

IHRAM.CO.ID, MINA --  Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengapresiasi semangat tim Media Center Haji (MCH) dalam ikut membantu jamaah yang membutuhkan bantuan saat pelaksanaan lontar jamrah aqabah di Mina. Apresiasi ini disampaikan Menag usai memantau kondisi jamaah haji Indonesia di Jamarat dan Mina. “Dalam perjalanan dari daker ke jamarat dan dari jamarat ke tenda jamaah di Mina, saya menyaksikan banyak teman media yang justru membantu jamaah yang kesulitan, khususnya jamaah lansia yang membutuhkan pertolongan,” ujarnya di Mina, kemarn.

“Atas nama amirul hajj saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih, tidak hanya kepada petugas kita tapi juga wartawan yang bertugas di MCH yang telah turun tangan langsung membantu jamaah kita yang membutuhkan pertolongan,” katanya.

Lukman mengatakan, puncak kelelahan jamaah secara keseluruhan memang terjadi di Mina. Sebab, sebelumnya stamina jamaah juga telah terkuras oleh berbagai prosesi manasik haji yang memuncak pada pelaksanaan wukuf di Arafah, pergerakan menuju Muzdalifah dan sekarang di Mina.

Untuk meminimalisasi risiko, Menag Lukman mengimbau jamaah lanjut usia (lansia) dan yang memiliki risiko tinggi (risti) untuk tidak memaksakan diri melontar jumrah. Menurutnya, medan jamarat sangat berat, tidak hanya dari sisi jarak tapi juga kepadatan. Untuk itu, Menag minta jamaah lansia mewakilkan lontar jumrahnya kepada jamaah haji lainnya.

Menag mengaku sudah memberikan instruksi kepada Kasatop Armina agar menyosilisasikan hal ini. Di samping itu, Menag juga minta tim konsultan bimbingan ibadah untuk ikut menyampaikan. Sebab, sebagian jamaah ada yang merasa kalau tidak melontar jumrah secara langsung maka gugur hajinya.  Padahal, bagi lansia dan punya kendala kesehatan, melontar jumrah bisa diwakilkan.

sumber : kemenag.go.id
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement