Selasa 31 Oct 2017 09:31 WIB

Haji dan Dampaknya Bagi Orang Rusia di Wilayah Kaukasus Utara

Sebagian rombongan jamaah haji asal Rusia yang ke Makkah dengan menggunakan mobil karavan tengah melepas lelah di Terminal Kudai, Makkah
Foto: Muhammad Subarkah/Republika
Sebagian rombongan jamaah haji asal Rusia yang ke Makkah dengan menggunakan mobil karavan tengah melepas lelah di Terminal Kudai, Makkah

Tahun demi tahun, umat Islam yang tinggal di dalam Federasi Rusia dihadapkan pada sejumlah isu seputar haji, ziarah Muslim ke kota suci Mekah dan Madinah di Arab Saudi.

Dari mereka yang berpartisipasi dalam haji, jumlah yang signifikan adalah Muslim yang berasal dari  bagian Kaukasus Utara.  Wilayah Dagestan dan Chechnya adalah pengirim jamaah haji terbanyak dari Rusia.

Sehubungan dengan ini, orang akan mengira bahwa aktivitas religius murni ini, atau tak terkait dengan soal politik, tidak akan menimbulkan respons negatif dari masyarakat Rusia. Tapi dari tahun ke tahun, ters menaiknya jumlah haji memang telah memaksa masyarakat Rusia untuk menghadapi kenyataan bahwa kebangkitan kembali Islam terjadi di negara itu.

Seperti dikutip dari analis politik dan Sejarawan Chechen, Dr Mairbek Vatchagaev, dalam Islam.ru, diketahui erdasarkan data jumlah penduduk Muslim di Rusia (Meski sensus Rusia tidak pernah memiliki pertanyaan tentang agama), maka etnis di Rusia yanng memeluk agama Islam ini beradal dari  Tatar, Bashkir, Chechnya, Dagestanis dan Sirkasia. Diperkirakan kini ada 14-20 juta Muslim di Federasi Rusia. Namun, ini pun belum juga bisa dikatakan jumlah yang valid karena  ada juga di antara orang Tartar dan Baskhir ada yang beragama Kristen atau ateis.

Dengan demikikan pertanyaan tentang jumlah Muslim di Rusia angka tidak akan pernah terjawab sepenuhnya, sampai pemerintah memulai senses dengan memasukan afiliasi agama dalam pertanyaannya. Faktanya penting lainnya juga menyatakan sampai kini para pemimpin negara itu juga belum dapat memastikan berapa jumlah yang pasti dari populasi Muslim di Rusia.

Presiden Putin misalnya mengatakan jumlah Muslim di Rusia  sekitar 20 juta orang.  Sementara Menteri Vladimir Zorin dengan mengutip pendapat seorang tokoh mengatakan jumlah Muslim di Rusia mencapai 14,5 juta orang. Sedangkan pemimpin Pusat Rusia untuk Politik Timur, Ralif Safin, menunjukkan total Musli di Rusia lebih dari 10 juta orang. Sementara Ketua "Komite Muslim," Geidar Jemal menegaskan bahwa jumlah tersebut sengaja diremehkan atau dikecilkan, sebab pada kenyataannya Muslim Rusia mencapai 30 juta orang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement