IHRAM.CO.ID, TEHERAN -- Kepala Organisasi Haji dan Ziarah Iran, Hamid Mohammadi mengatakan, warga negaranya tidak akan berpartisipasi dalam pelaksanaan umrah tahun ini, dengan alasan politis dan kurangnya pengaturan yang diperlukan.
"Orang-orang Iran tidak dapat dikirim untuk melakukan ritual Umrah tahun ini karena kurangnya komunikasi politik antara Teheran dan Riyadh," ujar Mohammadi dilansir dari middleeastmonitor.com, Rabu (8/11).
Menurut dia, untuk memulai kembali partisipasi Iran dalam penyeelnggara umrah memerlukan mekanisme khusus. Diskusi akan berlangsung antara Iran dan Arab Saudi mengenai dimulainya kembali pelaksanaan ritual ibadah Islam tersebut.
Perundingan dengan Arab Saudi tahun ini hanya sesuai untuk musim haji dan tidak membahas penyelenggaraan umrah. "Ada perencanaan serius untuk musim haji berikutnya dan persiapan sedang dilakukan untuk negosiasi sekarang," ujarnya.




