Jumat 24 Nov 2017 00:15 WIB

India akan Ajukan Tambahan Kuota Haji

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Ani Nursalikah
Jamaah haji asal Pakistan dan India mengambil air zamzam di depan pelataran Masjid al-Haram, Makkah, Ahad (30/7). Manajemen Dua Masjid Suci Nabawi dan Masjid al-Haram, menyediakan air zamzam di berbagai titik.
Foto: Republika/Nasih Nasrullah
Jamaah haji asal Pakistan dan India mengambil air zamzam di depan pelataran Masjid al-Haram, Makkah, Ahad (30/7). Manajemen Dua Masjid Suci Nabawi dan Masjid al-Haram, menyediakan air zamzam di berbagai titik.

IHRAM.CO.ID, NEW DELHI -- Pemerintah India berencana mengajukan penambahan kuota calon jamaah haji pada Arab Saudi. Hal itu disebabkan banyaknya permohonan berziarah ke Tanah Suci di India.

"Banyak permohonan yang diterima untuk ziarah tahunan," kata Menteri Serikat Mukhtar Abbas Naqvi dilansir dari Greater Kashmir, Kamis (23/11).

Pemerintah mengizinkan wanita di atas usia 45 tahun berangkat haji tanpa mahram. Sudah ada 22 kelompok perempuan berencana melakukan ibadah haji sejak 15 November lalu.

Sebanyak 18 kelompok perempuan itu berasal dari Kerala. Naqvi mengatakan pemerintah membuka pendaftaran ibadah haji 2018 hingga 7 Desember 2017.

Ia mengatakan, pemerintah segera melakukan kesepakatan bilateral dengan Arab Saudi pada pekan pertama Januari 2018. Kami akan meminta pemerintah (Arab Saudi) meningkatkan kuota haji (India) lebih jauh lagi, jelasnya.

Namun, ia tak menyebut berapa pengajuan kuota yang diinginkan pemerintah India. Naqvi ingin ada kenaikan signifikan jumlah calon jamaah haji India.

Ia mengatakan saat ini ada 30 ribu pendaftaran daring dan 3.000 pendaftaran luring. Ia mengatakan sebanyak 15 persen pendaftaran terhubung pada aplikasi haji pemerintah.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement