Kamis 26 Apr 2018 15:13 WIB

Selama Ramadhan, 2 Juta Jamaah Umrah akan Banjiri Tanah Suci

Musim umrah akan berakhir pada Juli 2018.

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Ani Nursalikah
Bandara Jeddah
Foto: Arab News
Bandara Jeddah

IHRAM.CO.ID, JEDDAH -- Direktur Jenderal Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA) di Jeddah, Arab Saudi, Essam Nur mengatakan sekitar dua juta jamaah dari berbagai belahan dunia kemungkinan akan datang ke Tanah Suci untuk melaksanakan umrah selama Ramadhan. Ia mengatakan bandara tersebut telah menyelesaikan segala persiapan menerima jutaan jamaah umrah pada Ramadhan.

"Kami telah membuat semua pengaturan yang diperlukan untuk menerima dan memberangkatkan jumlah jamaah umrah yang diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Ramadhan," kata Essam Nur kepada Al Watan Arabic Daily, seperti dilansir di Saudi Gazette, Kamis (26/4).

Nur mengatakan, manajemen bandara telah menyiapkan semua ruang tunggu untuk memberikan layanan terbaik bagi jamaah. Menurut laporan statistik yang dikeluarkan bandara, lebih dari 10 juta orang tiba dan meninggalkan Kerajaan Saudi setelah melaksanakan umrah sejak dimulainya musim umrah pada Oktober lalu.

Musim umrah akan berakhir pada Juli 2018. Setelah itu, tidak ada visa umrah yang akan dikeluarkan oleh pemerintah Saudi. Selama periode musim umrah tersebut, tercatat 6.431.604 jamaah melaksanakan umrah. Sementara, jumlah kedatangan adalah 3.330.847, dan yang berangkat atau meninggalkan Saudi adalah 3.397.757.

"Sejak awal Sya'ban (17 April), telah terjadi peningkatan jumlah jamaah dan diperkirakan lebih banyak lagi seiring dengan liburan sekolah di musim panas yang akan dimulai pada 15 Mei," ujarnya.

Nur mengatakan, semua sektor operasional dan perusahaan penyedia layanan di bandara sedang berusaha memastikan jamaah mendapatkan layanan yang sempurna. Mereka juga berusaha mencapai tingkat kinerja tertinggi.

Ia mengatakan, manajemen bandara tengah bekerja dalam kerja sama dan koordinasi yang erat dengan pemerintah dan mitra swastanya. Hal itu guna memastikan pergerakan yang mudah bagi jamaah. Manajemen bandara juga berusaha menyediakan layanan standar yang akan memungkinkan mereka melakukan ritual ibadah dalam kemudahan dan kenyamanan.

Ia mengatakan sebanyak tujuh ruang tunggu untuk kedatangan dan jumlah yang sama untuk keberangkatan telah disiapkan menerima dan memberangkatkan jamaah, yang akan dilayani oleh 27 badan pemerintah dan swasta terkait.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement