Ahad 30 Jun 2019 13:55 WIB

Kondisi Dingin Ekstrem Juga Perlu Diwaspadai Calhaj

Saat puncak musim dingin, suhu di Saudi akan turun drastis.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Agung Sasongko
Cuaca dingin ekstrem akibat Polar Vortex di AS (ilustrasi)
Foto: VOA
Cuaca dingin ekstrem akibat Polar Vortex di AS (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA — Owner Travel Adinda Azzahra, Priyadi Abadi, menyebut untuk menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada jamaah. Sosialisasi dilakukan ketika mereka mendaftar maupun beberapa hari menjelang keberangkatan.

Tak lupa, Adinda mengingatkan jamaah untuk terus menjaga kondisi fisik. Ibadah yang dilakukan di Saudi membutuhkan dukungan kondisi fisik yang kuat agar berjalan dengan lancar. "Sebelum berangkat biasakan olahraga yang teratur. Karena, di Saudi kita akan tawaf dan sai yang membutuhkan kesiapan fisik," ujar dia menambahkan.

Saat di lokasi, pihak travel akan terus mengingatkan untuk mengonsumsi makan dan minum dalam jum lah yang cukup. Jangan sampai ka rena terlalu bersemangat ibadah jadi lupa dengan kebutuhan dasar ini. Dia menegaskan, asuan minum dapat mem bantu menjaga metabolisme tu buh dan menghindarkan dari dehidrasi.

Kondisi dingin yang ekstrem juga perlu diwaspadai oleh jamaah. Saat puncak musim dingin, suhu di Saudi akan turun drastis, bahkan beberapa tahun sebelumnya sempat terjadi hujan es. Hal yang perlu disiapkan ada lah baju tebal, jaket, dan kondisi fisik menghindari pilek, batuk, hingga hiportemia.

"Kita minta jamaah untuk terus melakukan pengecekan kesehatan, salah satunya kondisi gula darah dan kolesterol. Ini menghindari jatuh sa kit saat di Saudi. Obat-obatan pri badi selain vitamin jangan lupa di bawa," lanjut Priyadi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement