1.232 Calon Jamaah Haji Asal Malang Mulai Diberangkatkan

Kamis , 11 Jul 2019, 11:47 WIB Reporter :Wilda Fizriyani/ Redaktur : Hasanul Rizqa
 Ilustrasi Jamaah Haji
Ilustrasi Jamaah Haji

IHRAM.CO.ID, MALANG -- Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mulai memberangkatkan 1.232 calon haji dari Lapangan Rampal, Kota Malang, Jawa Timur, pada Kamis (11/7). Mereka terdiri atas tiga kelompok terbang (kloter), yakni nomor 15, 16 dan 17.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Malang, Mukhtar Hazawawi menjelaskan, kloter 15 dan 16 saat ini masing-masing mencakup 444 orang calon jamaah haji. Sementara itu, dalam kloter 17 terdapat 344 orang.

Terkait

"Jadi jumlah yang berangkat ada 1.232 orang, sedangkan sisanya yang 11 nanti diberangkatkan di kloter di berikutnya," kata Mukhtar kepada wartawan di Lapangan Rampal, Kota Malang, Kamis (11/7).

Baca Juga

Dari ribuan orang tersebut, Mukhtar menambahkan, 547 orang di antaranya adalah laki-laki. Adapun calon jamaah haji yang perempuan sebanyak 696 orang.

Sebagai informasi, calon jamaah haji tertua dari kalangan pria berusia 92 tahun. Pria tersebut berasal dari Jodipan Wetan, Kota Malang.

Calon jamaah haji perempuan yang tertua berusia 91 tahun dari Jalan Muharto, Kota Malang. "Yang termuda pria 19 tahun, untuk wanita 20 tahun," jelas Mukhtar.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Malang Sutiaji meminta para calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan sebaik mungkin. Sebab, rangkaian kegiatan haji di Tanah Suci akan menguras energi. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat mengatur waktu dan mempersiapkan kebutuhan ruhaniyah.

"Yang tidak kalah penting, itu ruhaniyah. Harus bisa menata hati karena ini kan antrenya puluhan tahun, maka harus bisa memanfaatkan saat sudah di sana," katanya.

Sutiaji berharap, jamaah haji yang pulang nanti dapat menyebar semangat berbuat kebaikan kepada masyarakat di sekeliling. Setidaknya, mereka diharapkan mengalami perubahan sikap menjadi pribadi yang lebih baik lagi. "Itu salah satu ciri haji mabrur," menurut Sutiaji.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini