Jumat 12 Jul 2019 06:03 WIB

Kemenag Jabar Klaim Sudah Maksimalkan Urus Asrama Haji

Dua gedung tua di Asrama Haji Bekasi belum divitalisasi

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Muhammad Subarkah
Juru masak membuat makanan untuk jamaah calon haji, di ruang dapur Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (8/7/2019).
Foto: Antara/Risky Andrianto
Juru masak membuat makanan untuk jamaah calon haji, di ruang dapur Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi, di Bekasi, Jawa Barat, Senin (8/7/2019).

IHRAM.CO.ID,BANDUNG -- Komisi V DPRD Jabarn prihatin dengan kondisi asrama Haji untuk masyarakat Jabar di Bekasi. Karena, ada beberapa gedung asrama yang kondisinya kurang layak. Menanggapi hal ini, Kabid Haji Kementerian Agama (Kemenag) Jabar, Ajam Mustajam mengatakan, ada beberapa gedung asrama memang belum direvatilisasi.

"Tapi tahun depan ga akan ada. Mudah-mudahan gedung tua sudah bisa direvitalisasi," ujar Ajam kepada Republika, Kamis (11/7).

Ajam mengaku, memang ada dua gedung tua di asrama haji yang belum direnovasi. Sekarang pun, pengelolaanya sudah dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT).

"Ini sudah maksimalnya seperti ini. Ya tergantung jamaah menanggapinya gimana. Kami, gedung memang tahun ini belum siap," katanya.

Menurut Ajam, anggaran untuk revitalisasi tersebut berasal dari Kemenag atau dana APBN. Sedangkan tanahnya, milik Pemprov Jabar yang sudah dihibahkan ke Kemenag.

"Ya kalau sekarang kan memang belum dibangun asramanya.  Ke depan, bisa lebih baik," katanya.

Ajam optimistis, kalau gedung tua asrama sudah diperbaiki maka pelayanan akan lebih baik. Apalagi, sebagian jamaah tahun 2020 akan dipindahkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB).

Terkait jumlah calon jamaah haji asal Jabar yang diberangkatkan menurut Ajam jumlahnya sudah ada 15 kloter yang ke madinah.  Total kloternya, ada 97 dengan jumlah kuota jamaah haji asal Jabar sebanyak 39.513 jamaah. N Arie Lukihardianti

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement