Senin 15 Jul 2019 23:10 WIB

Kapuskeshaj: Minum Air yang Banyak

Jamaah haji diminta membawa air dan secara teratur meminumnya.

TPP memberikan penyuluhan kesehatan kepada para jamaah haji Indonesia yang tengah melakukan ibadah haji di Arab Saudi. Senin (8/7)
Foto: Republika
TPP memberikan penyuluhan kesehatan kepada para jamaah haji Indonesia yang tengah melakukan ibadah haji di Arab Saudi. Senin (8/7)

IHRAM.CO.ID, Oleh: Syahrudin el-Fikri dari MAdinah, Arab SAudi

MADINAH—Keberangkatan jamaah haji Indonesia asal Embarkasi JKS (Jakarta-Bekasi) Kloter 1 yang bertolak dari Makkah ke Madinah ditandai dengan Gerakan Minum Bersama, di Madinah, Senin (15/7). Sekitar 409 jamaah haji dan petugas yang tergabung dalam kloter JKS -01 itu dilepas oleh Kepala Pusat Kesehatan Haji (Puskeshaj) Eka Jusuf Singka.

“Saya meminta bapak dan ibu agar sering minum air. Sebab air yang berkurang akan menyebabkan gangguan metabolik, keseimbangan, karena asupan mineral kurang sehingga seluruh penyakit akan muncul," ujar Eka di Hotel Faeyrouz Al Khoir, Madinah, Senin (15/7).

Gerakan Minum Bersama ini, kata Eka, dimaksudkan agar jamaah tetap menjaga asupan cairan untuk menjaga kesehatan tubuh. Sehingga, lanjut dia, jamaah dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar.

Pencanangan Gerakan Minum Bersama dimulai dengan pemberian botol air kepada dua orang jamaah di dalam hotel. Turut mendampingi Kepala Puskeshaj antara lain Kepala Sektor 2, Rusdi Umar dan Kepala Bidang Pembinaan Petugas, Mahmudi Affan Rangkuti.

Eka mengaku sangat senang, karena dari pantauannya di Masjid Nabawi, jamaah haji Indonesia sudah mulai memerhatikan anjuran untuk memakai perlengkapan perlindungan diri. Mulai dari masker, kaca mata, maupun penutup kepala.

“Ini sesuatu yang baik karena sangat membantu jamaah mengatasi dehidrasi atau kekurangan cairan,” terangnya.

Ia mengakui, baru sebagian jamaah haji yang benar-benar menjaga kesehatan diri dengan mengonsumsi banyak air. Ia mengakui, saat memantau Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, masih banyak jamaah yang mengalami masalah dehidrasi.

Karena itu, Eka mengingatkan agar jamaah haji membawa air dan secara teratur meminumnya. “Nggak usah khawatir bila banyaknya cairan yang masuk lalu berkeinginan untuk buang air kecil. Tinggal ke toilet, yang penting konsumsi cairan cukup,” kata dia.

Ditambahkannya, Gerakan Minum Bersama ini sudah berlangsung sejak tahun lalu. Tapi kala itu, kata dia, baru sebatas imbauan. Dan kini, gerakan akan lebih digalakkan secara masif demi kebaikan jamaah haji. “Insya Allah, kebiasaan baik ini akan terus kita lakukan demi kebaikan jamaah,” ujar Eka.

Secara umum, Eka berharap, Gerakan Minum Air Bersama ini dapat menjadi budaya yang berkelanjutan di masa depan. Tujuannya, kata Eka, agar jamaah selalu teringat dan mengulangi kebiasaan baik ini sehingga bisa diikuti jamaah lainnya. "Harapan kami jadi satu budaya agar bisa tahu lebih baik cegah daripada mengobati jamaah haji benar benar bisa," dia menandaskan.

Dan sesaat, ketika jamaah berada di dalam bus yang akan membawa jamaah ke Makkah, Eka kembali mengingatkan jamaah agar banyak mengonsumsi air. “Ingat ya pak, bu. Perbanyak mengonsumsi air,” ujarnya yang disambut tanda setuju dari jamaah. n

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement