Menag Imbau Jamaah Haji Doakan Warga Terdampak Gempa

Jumat , 02 Aug 2019, 21:18 WIB Reporter :Muhammad Hafil/ Redaktur : Gita Amanda
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin bersama delegasi Amirul Hajj 2019 tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.
Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin bersama delegasi Amirul Hajj 2019 tiba di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Menteri Agama sekaligus Amirul Hajj Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin, turut berduka atas musibah gempa yang terjadi di kawasan Banten, Jakarta, sebagian Jawa Barat, dan Lampung, Jumat (2/8). Lukman meminta jamaah haji yang sudah berada di Tanah Suci untuk mendoakan warga yang terdampak gempa.

 

Terkait

"Saya ingin mengimbau kepada seluruh jamaah haji Indonesia yang saat ini ada di Tanah Suci untuk ikut juga mendoakan saudara-saudara kita se-bangsa se-Tanah Air yang ada di Tanah Air, mudah-an mereka semua diberikan keselamatan oleh Allah SWT dan keluarga-keluarga yang karena gempa itu lalu kemudian menjadi korban, misalnya kalau pun ada mudah-mudahan di berikan kesabaran," kata Lukman di Makkah, Jumat (2/8) sore.

Baca Juga

Selain itu, Lukman meminta jamaah haji yang sudah berada di Tanah Air untuk tidak risau dan panik. Lukman berharap agar jamaah sebaiknya berdoa supaya gempa tak menimbulkan banyak korban.

"Mudah-mudahan ini segera bisa diatasi oleh saudara-saudara kita yang ada di Tanah Air," kata Lukman.

Wilayah Samudera Hindia di bagian selatan Pulau Jawa diguncang gempa tektonik pada Jumat (2/8) pukul 19.03.21 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan hasil analisis menunjukkan gempa ini memiliki kekuatan magnitudo 7,4.

"Episenter terletak pada koordinat 7.54 LS dan 104.58 BT tepatnya di laut pada kedalaman 10 km," kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono melalui siaran persnya, Jumat.

Rahmat menyebutkan gempa ini berpotensi tsunami dengan peringatan dini untuk wilayah Pandeglang, Lampung, dan Lebak.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini