Selasa 03 Dec 2019 16:19 WIB

Saudi Bangun Toilet Bertingkat, Menag Minta Didahulukan

Menag mengajukan sejumlah usulan dalam Mou penyelenggaraan ibadah haji.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Suasana kota tenda Mina tempat jamaah haji melaksanakan ibadah Tarwiyah sebelum menuju Padang Arafah, Makkah, Arab Saudi, Jumat (9/8). Sekitar 2 juta jamaah haji dari berbagai negara akan memulai berwukuf di tempat ini sebagai syarat sah berhaji.
Foto: Amr Nabil/AP
Suasana kota tenda Mina tempat jamaah haji melaksanakan ibadah Tarwiyah sebelum menuju Padang Arafah, Makkah, Arab Saudi, Jumat (9/8). Sekitar 2 juta jamaah haji dari berbagai negara akan memulai berwukuf di tempat ini sebagai syarat sah berhaji.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Harapan agar Pemerintah Arab Saudi meningkatkan kualitas layanan di Mina mulai terwujud. Untuk musim haji 1441 H/2020 M tahun depan, Pemerintah Saudi akan membangun 60 ribu toilet bertingkat di Mina.

Rencana ini terungkap dalam pembahasan nota kesepahaman Penyelenggaraan Ibadah Haji 1441 H/2020 M antara Menteri Agama Fachrul Razi dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh bin Thahir Benten di Makkah.

“Saudi akan membangun 60 ribu toilet bertingkat di Mina untuk semua negara. Menteri Agama Fachrul Razi sudah menyampaikan permintaaan ke Saudi agar kawasan tenda yang biasa ditempati jamaah haji Indonesia didahulukan pembangunan toilet bertingkatnya,” ujar Direktur Layanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis dalam keterangan yang didapat Republika.co.id, Selasa (3/12).

Menurut Sri Ilham, pembangunan toilet di Arafah dan Mina menjadi salah satu usulan Indonesia yang dibahas bersama Kementerian Haji dan Umrah. Keberadaan toilet bertingkat yang telah dibangun di Muzdalifah terbukti dapat mengurangi antrean.

 

Dengan bukti konkret tersebut, Indonesia berharap toilet bertingkat juga dibangun di Arafah dan Mina. Toilet bertingkat ini dipercaya dapat meningkatkan kenyamanan jamaah haji dan mengurangi antrean.

“Gayung bersambut, Pemerintah Saudi tahun ini akan memulai membangun toilet bertingkat dengan jumlah mencapai 60 ribu,” katanya.

Usulan tentang pentingnya perbaikan layanan di Mina terus disuarakan Kementerian Agama. Terakhir, pada akhir musim haji 1440H/2019M, tepatnya 12 Agustus digelar pertemuan antara menteri agama saat itu (Lukman Hakim Saifuddin) dengan Gubernur Makkah Khalid al Faisal bin Abdulaziz. Pertemuan berlangsung kurang lebih 15 menit di Imarat-Makkah, Mina.

Gubernur Makkah saat itu mengatakan sudah dibentuk Lembaga atau Dewan Khusus proyek Mina dan Arafah. Dewan ini diketuai langsung oleh Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement