Syekh Sudais Sterilkan Ka'bah dengan Teknologi Ozon

Selasa , 28 Apr 2020, 16:17 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Ani Nursalikah
Syeikh Sudais Sterilkan Kabah dengan Teknologi Ozon. Presiden dari Presidensi Umum Dua Masjid Suci yang juga Imam Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi Syeikh Abdulrahman Al-Sudais membersihkan Masjidil Haram, Senin (27/4).
Syeikh Sudais Sterilkan Kabah dengan Teknologi Ozon. Presiden dari Presidensi Umum Dua Masjid Suci yang juga Imam Masjidil Haram di Mekkah, Arab Saudi Syeikh Abdulrahman Al-Sudais membersihkan Masjidil Haram, Senin (27/4).

REPUBLIKA.CO.ID, MEKKAH -- Presiden dari Presidensi Umum Dua Masjid Suci yang juga Imam Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, Syekh Abdulrahman as-Sudais, ikut turun tangan bersama para pekerja untuk membersihkan Masjidil Haram, Senin (27/4). Syekh Sudais ikut mencuci dan mensterilkan Ka'bah serta Maqam Ibrahim sebelum adzan sholat Isya berlangsung. Al Arabiya melaporkan, Syekh Sudais menggunakan teknologi ozon untuk mensterilkan Ka'bah guna mencegah penularan virus corona. 

 

Terkait

Teknologi ozon didasarkan pada gagasan memproduksi ozon dengan menggunakan oksigen yang ada secara alami di udara. Gas ozon merupakan pengoksidasi kuat yang dikenal dapat membunuh mikroorganisme, seperti bakteri dan virus. 

Baca Juga

Penelitian menunjukkan ozon dapat menjadi disinfektan udara yang efektif seperti di dalam air. Ozon juga biasa digunakan untuk membunuh bakteri E coli dan mensterilkan lingkungan yang terkontaminasi SARS.

Namun demikian, gas ozon tidak meninggalkan residu beracun seperti bahan kimia disinfeksi lainnya. Teknologi ozon menjadi metode disinfeksi dan sterilisasi yang efisien dan aman. Teknologi ini akan digunakan untuk mendisinfeksi permukaan dan karpet di Masjidil Haram. 

Dilansir di Arab News, Selasa (28/4), pembersihan ini merupakan salah satu dari sejumlah operasi yang diselenggarakan oleh Presidensi Umum, yang juga mencakup pemeliharaan Hajar Aswad dan kain kiswah. Hal ini dilaksanakan sesuai dengan rekomendasi dan instruksi dari otoritas kesehatan. Masjid perlu menerapkan serangkaian tindakan pencegahan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Langkah itu di antaranya menjaga jarak yang aman antara jamaah.

Selama Ramadhan ini, dua masjid suci di Makkah dan Madinah ditutup dari pengunjung maupun jamaah. Kegiatan sholat Tarawih di masjid tersebut hanya dilakukan oleh pengurus kedua masjid.

Namun, sejumlah pekerja tetap bekerja untuk membersihkan dan melakukan sterilisasi bangunan Ka'bah dan sekitarnya di Masjidil Haram. Bahkan, sejak pandemi virus corona pada Maret lalu, area Mataf dan seluruh pintu masuk Masjidil Haram disterilkan tujuh kali sehari. Proses sterilisasi ini dikerjakan secara bergiliran oleh 330 pekerja dengan 10 mesin.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini