Selasa 30 Jun 2020 15:53 WIB
kereta api

Proyek Renovasi Stasiun Kereta Api Hofuf Masuki Tahap Akhir

Perbaikan layanan Kereta Api Hofuf.

Layanan kereta api di Arab Saudi
Foto: saudi
Layanan kereta api di Arab Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Menteri Transportasi Arab Saudi dan Ketua Dewan Direksi Saudi Railways Organization (SRO) Saleh Al-Jasser mengatakan bahwa proyek renovasi stasiun kereta api Hofuf sedang dalam tahap akhir.

"Pekerjaan perbaikan kini tengah dilakukan termasuk renovasi pintu masuk, kantor penjualan tiket, ruang tunggu penumpang dan fasilitas layanan, katanya saat meluncurkan layanan kereta yang baru dijadwalkan di Stasiun Kereta Api Riyadh pada (29/6). Penjabat Presiden SRO Rumaih Al-Rumaih dan pejabat senior lainnya juga menghadiri acara tersebut.

Al-Jasser mengatakan kapasitas stasiun juga meningkat setelah peluncuran "program akses komprehensif" untuk melayani orang-orang dengan kebutuhan khusus . Ini dilakukan dengan mendirikan jembatan pejalan kaki untuk menghubungkan dua bagian platform stasiun dan empat lift guna memfasilitasi pergerakan para pengguna kursi roda.

Dia mengatakan SRO akan meningkatkan jumlah layanan mingguan antara stasiun-stasiunnya di Riyadh, Dammam, Hofuf dan Abqaiq untuk mencapai 350 perjalanan bagi penumpang. Jumlah tersebut meningkat 78 layanan dari jumlah sebelumnya yang hanya 272 perjalanan, atau naik 31 persen.

"Dengan peningkatan ini, jumlah kursi yang tersedia melonjak menjadi 62.000 kursi dibandingkan dengan sekitar 47.000 kursi sebelumnya," katanya sambil menunjukkan bahwa perjalanan yang dijadwalkan baru akan dimulai dari 12 Juli.

Selama kunjungan tersebut, menteri meninjau kesiapan stasiun dan fasilitasnya serta ketaatan mereka yang ketat terhadap tindakan pencegahan dan protokol pencegahan terhadap coronavirus untuk memastikan keselamatan warga dan ekspatriat di stasiun dan perjalanan kereta.

Al-Jasser juga meninjau semua langkah yang diambil oleh SRO untuk memastikan keselamatan penumpang dan pekerja melalui penerapan semua prosedur yang disetujui, termasuk jarak secara fisik antara penumpang di stasiun dan di kereta.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement