Daerah Diharap Berperan untuk Pengembangan Ekonomi Syariah

Selasa , 15 Dec 2020, 20:28 WIB Reporter :Fauziah Mursid/ Redaktur : Muhammad Hafil
Daerah Diharap Berperan untuk Pengembangan Ekonomi Syariah. Foto: Ekonomi syariah (ilustrasi)
Daerah Diharap Berperan untuk Pengembangan Ekonomi Syariah. Foto: Ekonomi syariah (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Peran daerah dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sangat diharapkan. Menurut Wapres KH Maruf Amin, komitmen Pemerintah untuk memajukan ekonomi dan keuangan syariah baik nasional maupun global tak akan terwujud tanpa kerjasama semua pihak, termausk daerah.

 

Terkait

"Saya percaya bahwa  berbagai prestasi atas perkembangan ekonomi dan keuangan syariah tidak mungkin tercapai tanpa upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah," ujar Ma'ruf dalam Webinar bertajuk “Digitalization Leading the Islamic Economy in the New Normal” yang disiarkan secara daring, Selasa (15/12).

Baca Juga

Karena itu, manajemen Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) telah menyusun Laporan Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Daerah. Hal ini dilakukan untuk memetakan berbagai potensi ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

"Pemetaan ini akan digunakan dalam menyusun langkah bersama demi perkembangan ekonomi dan keuangan syariah yang lebih maju lagi," ujarnya.

Maruf kembali menegaskan komitmen Pemerintah untuk memajukan ekonomi dan keuangan syariah dengan fokus kepada empat hal yaitu: pengembangan Industri Produk Halal, pengembangan Industri Keuangan Syariah, pengembangan Dana Sosial Syariah, dan pengembangan dan perluasan kegiatan usaha Syariah.

Ia mengatakan, salah satu langkah strategis dalam mengembangkan industri produk halal adalah melalui pembentukan kawasan-kawasan industri halal maupun zona-zona halal di dalam kawasan industri yang sudah ada. Sehingga kapasitas produksi produk halal Indonesia bisa meningkat secara signifikan dan terintegrasi, semakin berkualitas serta berdaya saing global.

Selain itu, kawasan industri halal (KIH) yang tumbuh dan berkembang diharapkan akan menarik perhatian investor global untuk menjadikan Indonesia sebagai global hub produk halal dunia.

"Sudah ada dua kawasan yang ditetapkan sebagai kawasan industri halal oleh Kementerian Perindustrian yaitu Modern Cikande Industrial Estate di Serang, Banten dan SAFE n LOCK Halal Industrial Park di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Insya Allah akan ada 6 kawasan industri halal yang akan menyusul," ungkapnya.

Selain itu, terobosan-terobosan yang menjadi focus untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, di antaranya penggabungan tiga bank syariah yang dimiliki oleh HIMBARA, serta penguatan dan perluasan dana sosial syariah yang mencakup zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF).

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini