Sabtu 26 Dec 2020 17:56 WIB

Badan Amal Muslim London Salurkan Makanan ke 35 Ribu Warga

Badan Amal Muslim di London akan kirimkan makanan kepada 35 ribu warga membutuhkan

Rep: Kiki Sakinah/ Red: Esthi Maharani
Muslim Inggris
Foto: BBC
Muslim Inggris

IHRAM.CO.ID, LONDON -- Millwall Community Trust bekerja sama dengan badan amal berbasis di London, Muslim Aid, untuk menyalurkan makanan kepada mereka yang membutuhkan di kota di Inggris itu pada musim dingin ini. Selama beberapa pekan ke depan, Muslim Aid yang kini telah berusia 35 tahun, akan mengirimkan makanan kepada 35.000 warga di 35 lokasi, termasuk 32 di borough, London.

Millwall Community Trust akan menjadi salah satu pusat di mana Muslim Aid akan mengirimkan makanan untuk didistribusikan. Badan amal tersebut bertujuan untuk mengirimkan sekitar 15 ton makanan pada akhir bulan. Sementara para relawan Muslim Aid mengemas, menyiapkan, dan mendistribusikan makanan, disertai dengan pedoman jarak sosial.

CEO Muslim Aid, Kashif Shabir, mengatakan bahwa selama 35 keberadaan mereka, Muslim Aid telah berkomitmen untuk memberikan bantuan ke seluruh dunia. Namun, mereka menyadari kesulitan yang dihadapi orang-orang di rumah mereka di Inggris tahun ini karena pandemi. Karena itulah, lembaga ini bekerja keras untuk membantu komunitas yang rentan tersebut.

"Melalui inisiatif ini, kami akan menjangkau ribuan orang di Inggris dan memastikan bahwa mereka memiliki makanan di meja mereka. Apa yang membuat proyek ini lebih baik adalah karena makanan berasal dari sumber yang berkelanjutan, memanfaatkan kelimpahan makanan berlebih yang tersedia, sambil memastikan bahwa orang memiliki akses ke makanan segar dan bergizi di musim dingin ini," kata Shabir, dilansir di London News Online, Sabtu (26/12).

 

Proyek ini akan dilaksanakan dalam kemitraan dengan Proyek Felix, sebuah badan amal yang berbasis di London yang mengumpulkan kelebihan makanan dan mendistribusikannya kepada orang-orang yang membutuhkan.

Muslim Aid juga akan bekerja sama dengan The Atrium dan Can Hall Mosque, yang juga akan menyediakan beberapa makanan. Makanan akan bervariasi dari satu lokasi ke lokasi lain, karena akan disesuaikan dengan preferensi penerima, di antaranya rumah tangga berpenghasilan rendah, tunawisma, orang tua tunggal, pencari suaka dan pengungsi yang semuanya diprioritaskan.

Makanan akan dikirimkan di 35 lokasi, termasuk 32 wilayah di London, (serta St Albans, Watford dan Luton). Sementara itu, makanan tersebut akan terdiri dari makanan seperti pasta ayam, dan kari serta nasi, dengan banyak sayuran segar dan air.

Semua makanan akan bersumber dari kelebihan dari para pemasok Inggris. Sehingga, proyek tersebut berkelanjutan dengan mendistribusikan kembali makanan yang seharusnya terbuang percuma.

Menurut Muslim Aid, industri makanan Inggris menghasilkan hampir 2 juta ton kelebihan makanan yang dapat dimakan setiap tahun. Lebih dari 1,9 juta orang mengakses bank makanan di Inggris.

Jumlah ini diprediksi akan meningkat menjadi 2,4 juta pada akhir bulan ini karena tekanan keuangan yang berat yang dihadapi keluarga akibat pandemi virus corona. Di London saja, 1,5 juta orang dewasa kesulitan untuk makan setiap hari dan 400.000 anak berisiko melewatkan waktu makan berikutnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement