Selasa 16 Mar 2021 13:50 WIB

Joe Biden Ajak Pemuka Agama Promosikan Vaksinasi

Pemuka agama diajak Joe Biden promosikan vaksinasi covid-19.

Rep: Puti Almas/ Red: Muhammad Hafil
Joe Biden Ajak Pemuka Agama Promosikan Vaksinasi. Foto:  Presiden AS Joe Biden mengenakan masker pelindung wajah setelah menyampaikan pernyataan tentang penerapan Rencana Penyelamatan Amerika, di Gedung Putih di Washington, DC, AS, 15 Maret 2021.
Foto: EPA-EFE/Yuri Gripas
Joe Biden Ajak Pemuka Agama Promosikan Vaksinasi. Foto: Presiden AS Joe Biden mengenakan masker pelindung wajah setelah menyampaikan pernyataan tentang penerapan Rencana Penyelamatan Amerika, di Gedung Putih di Washington, DC, AS, 15 Maret 2021.

IHRAM.CO.ID,WASHINGTON — Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan bahwa para pemuka agama, seperti pemimpin gereja dan dokter lokal di banyak wilayah negara akan memiliki dampak besar dalam mempromosikan vaksinasi untuk mencegah infeksi virus corona jenis baru (COVID-19). 

Menurut Biden, pengaruh dari pemuka agama serta dokter lokal akan sekaligus berdampak terhadap para pendukung mantan presiden AS Donald Trump, yang dikenal sebagai MAGA. Ia manilai bahwa jika para pemimpin gereja, serta dokter setempat berbicara mengenai vaksinasi, maka secara otomatis mereka akan mengikutinya. 

Baca Juga

“Hal yang memiliki dampak lebih dari apapun kepada orang-orang MAGA adalah apa yang dokter lokal dan pengkhotbah lokal katakan. Jadi saya mendorong semua dokter dan pendeta setempat untuk berbicara mengenai pentingnya melakukan vaksinasi COVID-19,” ujar Biden dalam sebuah pernyataan pada Senin (15/3), dilansir RT

Pernyataan Biden datang hanya satu hari setelah pakar penyakit menular AS Anthony Fauci mengatakan bahwa Trump dapat memiliki peran besar untuk membuat para pendukungnya divaksinasi. Dalam sebuah jajak pendapat yang dilakukan, sebanyak 49 persen pria yang menjadi politisi Partai Republik mengaku tidak berencana untuk mendapatkan vaksin COVID-19. 

 

“Jika Trump keluar dan berkata lakukan vaksinasi yang sangat penting untuk kesehatan Anda, kelvarga, dan negara, tampaknya sangat tak terelakkan bahwa sebagian besar orang yang mendukungnya akan mendengarkan,” jelas Fauci dalam sebuah wawancara dengan Fox News. 

Fauci juga menyebut bahwa Trump adalah orang yang populer di kalangan politisi Partai Republik. Namun, nampaknya Biden tidak setuju mengenai pendapat ini dan memilih untuk mengajak para pemuka agama maupun dokter lokal, seperti orang yang membuka praktek kesehatan tradisional di wilayah-wilayah AS mempromosikan vaksinasi COVID-19. 

Sebelumnya, sekelompok pemimpin gereja evangelis yang mendukung Biden dalam pemilihan presiden November 2020 mengatakan sangat kecewa dengan adanya Rancangan Undang-undang (RUU) bantuan COVID-19. Hal ini karena dana yang disiapkan hingga miliaran dolar dari pajak masyarakat pada akhirnya justru akan digunakan untuk membiayai aborsi, salah satu kebijakan yang ditentang oleh golongan konservatif di AS dan dilarang dilakukan di era Trump.  

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement