Pertama Kali, Imam Muslim Pimpin Doa di Oklahoma Capitol

Selasa , 23 Mar 2021, 14:39 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Esthi Maharani
Imam senior dari Islamic Society of Greater Oklahoma City, Imad Enchassi
Imam senior dari Islamic Society of Greater Oklahoma City, Imad Enchassi

IHRAM.CO.ID, OKLAHOMA--Imam senior dari Islamic Society of Greater Oklahoma City, Imad Enchassi telah diundang untuk berdoa di gedung Oklahoma State Capitol, kantor pejabat Eksekutif dan Legislatif di wilayah tersebut. Hal ini membuat sejarah baru di negara bagian Amerika Serikat.

 

Terkait

Imad baru-baru ini mendapat undangan dari Senator Carri Hicks, D-Oklahoma City, agar memberikan doa pagi untuk Senat pada tanggal 29 dan 30 Maret. Undangan itu datang empat tahun setelah dia ditolak masuk ke kegiatan serupa di DPR negara bagian untuk membela haknya.

“Saya memiliki perasaan campur aduk dalam arti bahwa itu adalah deja vu.  Belum lama ini saya diminta untuk melayani sebagai pendeta dan lamaran saya ditolak.  Itu sangat memalukan, ”katanya dilansir dari About Islam, Senin (22/3).

"Pada saat yang sama, jantung saya berdebar gembira karena kami terus maju dan melewati rintangan ini dan mereka menginginkan saya kembali,”tambahnya.

Dia mengatakan akan memastikan undangan Hicks disetujui sebelum dia menerima undangan, untuk menghindari patah hati yang serupa. "Saya tidak ingin mengalami patah hati lagi, saya juga tidak ingin negara saya mengalami cobaan lain dengan ulama Muslim lain yang ditolak sholatnya di Capitol negara bagian," katanya.

Sementara itu, Hicks mengatakan dia tidak tahu tentang penolakan sebelumnya terhadap Enchassi oleh program kerohanian House.  "Saya sama sekali tidak menyadari sejarah itu. Pada akhirnya, saya hanya tahu bahwa dia adalah pemimpin agama yang kuat di komunitas kami dan saya ingin memastikan bahwa dia memiliki kesempatan untuk berpidato di Senat,”ujarnya.

Sementara Direktur eksekutif Konferensi Gereja Oklahoma, Shannon Fleck mengatakan sangat senang mendengar bahwa Hicks mengundang pemimpin Muslim itu untuk berdoa. “Sungguh luar biasa bahwa Senat Oklahoma mengakui dan menegaskan bahwa tidak semua Oklahomans beragama Kristen, dan telah menawarkan kesempatan bagi pemimpin agama yang sensasional di negara bagian kami untuk membukanya dalam doa,” katanya.

“Kemajuan di negara kita terlihat seperti cinta, kesadaran dan penegasan dari semua warga Oklahoma, dan saya senang bahwa empat tahun setelah Dr.  Enchassi ditolak kesempatan ini dengan sangat kejam, dia mampu melakukan yang terbaik, memimpin kita semua dalam doa yang penuh kasih,”katanya.

Dr.  Enchassi bukanlah pemimpin Muslim Amerika pertama yang memimpin sholat di tingkat nasional. Debbie Almontaser membuat sejarah Januari lalu sebagai wanita Muslim Amerika pertama yang berdoa pada upacara pelantikan presiden tradisional.

Cendekiawan Muslim Amerika terkemuka, Omar Suleiman, juga pernah berdoa di Kongres pada Mei 2019. Imam Abdullah Antepli, Kepala Perwakilan Urusan Muslim Duke, juga menyampaikan doa pembukaan untuk Dewan Perwakilan Rakyat AS di Washington, DC, pada September 2017.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini