Saudi Jadi Salah Satu Negara yang Paling Dipercaya di Dunia

Ahad , 28 Mar 2021, 16:56 WIB Reporter :Puti Almas/ Redaktur : Esthi Maharani
Bendera Arab Saudi
Bendera Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Arab Saudi menjadi salah satu negara yang paling dipercaya di dunia dalam dua tahun berturut-turut. Hal ini berdasarkan survei yang dirilis oleh Edelman dalam Trust Barometer 2021.

 

Terkait

Tingkat kepercayaan terhadap kinerja pemerintah Arab Saudi meningkat dari 78 persen pada Januari 2020 menjadi 82 persen pada Januari 2021. Ini menambah skor yang membuat syarat sebagai yang negara terdepan terpenuhi, termasuk dalam indeks sebagai negara yang pemerintahannya paling dipercaya di dunia.

Menurut laporan tersebut, China juga menempati posisi teratas, setara dengan Arab Saudi dengan 82 persen. Sementara itu, Uni Emirat Arab menjadi negara di urutan ketiga dengan 80 persen.

Dilansir Saudi Gazette, riset yang dilakukan oleh delman Data & Intelligence (DxI) mencakup survei sampel lebih dari 33.000 responden di 28 negara. Termasuk diantaranya adalah Nigeria yang masuk dalam daftar untuk pertama kalinya pada tahun ini.

Menurut laporan itu, kerjaaan Arab Saudi tetap menjadi lembaga paling terpercaya secara umum. Ini juga unggul dalam kategori lain, termasuk di bidang bisnis yang meningkat sebanyak 73 persen, LSM di 61 persen, dan media dengan 60 persen.

Pemerintah Arab Saudi memiliki peringkat tertinggi secara internasional, dalam konteks penanganan terhadap tantangan kesehatan terbesar yang disaksikan dunia, yang diwakili oleh pandemi virus corona jenis baru (Covid-19). Diantara langkah-langkah yang dilakukan negara kerajaan itu adalah dengan memberikan perawatan medis, perangkat pendeteksi virus wabah, dan vaksin kepada warga dan penduduk secara gratis, serta kepemimpinan atas upaya komunitas internasional dalam masalah pengembangan vaksin, serta mendukung penelitian dan eksperimen medis.

Trust Barometer Edelman 2021 mengungkapkan bahwa selain pandemi Covid-19 telah memperburuk kekhawatiran pribadi dan masyarakat, kekhawatiran tentang kehilangan pekerjaan dan perubahan iklim juga terjadi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini