Selasa 27 Apr 2021 13:53 WIB

Arab Saudi Kembangkan Wisata Kapal Pesiar di Laut Merah

Arab Saudi menandatangani kesepakatan dengan MSC Cruises

Rep: Mabruroh/ Red: Esthi Maharani
Laut Merah.
Foto: Antara/Zabur Karuru
Laut Merah.

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi menandatangani kesepakatan dengan MSC Cruises yang berbasis di Swiss pada Rabu 21 April. Kerja sama ini bagian dari upaya Saudi dalam mengembangkan kampanye wisata domestik di Laut Merah.

Kapal pesiar telah menyusuri laut merah dan berlayar pertama kali pada Agustus 2020 lalu. Ini merupakan program liburan dengan kapal pesir di Laut Merah.

Saat ini, kerajaan menginginkan lebih banyak kapal lagi yang berlayar. Karenanya, kerajaan telah menggandeng Cruise Saudi, sebuah perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh sovereign wealth fund PIF, telah menandatangani kesepakatan dengan MSC Cruises.

Dilansir dari Salaam Gateway, Selasa (27/4), MSC Cruises mengoperasikan 18 kapal dan akan mengerahkan dua ke Arab Saudi.

 

MSC Magnifica akan pangkalan di Jeddah dan mengoperasikan kapal pesiar tujuh hari dari November tahun ini hingga Maret 2022. Sedangkan kapal pesiar mewah MSC Virtuosa akan menelepon di pelabuhan Dammam setiap minggu dari Desember tahun ini hingga Maret.

Kedua perusahaan mengharapkan hingga 170 ribu tamu di atas dua kapal pesiar selama musim dingin 2021/22 mendatang. MSC Cruises adalah bagian dari MSC Group, konglomerat pengiriman dan logistik raksasa yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss.

"Cruise Saudi tertarik pada kemitraan jangka panjang dengan MSC Cruises," kata Direktur Pelaksana Fawaz Farooqui dalam pernyataan itu.

Otoritas Pariwisata Saudi meluncurkan kampanye kapal pesiar Laut Merah tahun lalu untuk mendorong wisata domestik, ketika pandemi menutup perjalanan internasional.

Ini juga merupakan bagian dari upaya Kerajaan untuk membuka sektor pariwisatanya, yang mencakup pengembangan pantai Laut Merah dengan hotel mewah, resor, pulau, bandara internasional, serta fasilitas rekreasi dan gaya hidup.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement