84 Persen Jamaah Haji Sudah Terima Vaksin Covid-19

Selasa , 01 Jun 2021, 15:42 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Esthi Maharani
Jamaah calon haji digendong menuju tempat penyuntikan vaksin Covid-19 massal di Halaman Dinas Kesehatan Bantul, Yogyakarta, Selasa (6/4). Sebanyak 400 jamaah calon haji kategori lanjut usia mengikuti vaksinasi Covid-19 massal. Waktu penyuntikan vaksin Covid-19 dilakukan dua hari.
Jamaah calon haji digendong menuju tempat penyuntikan vaksin Covid-19 massal di Halaman Dinas Kesehatan Bantul, Yogyakarta, Selasa (6/4). Sebanyak 400 jamaah calon haji kategori lanjut usia mengikuti vaksinasi Covid-19 massal. Waktu penyuntikan vaksin Covid-19 dilakukan dua hari.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Proses vaksinasi Covid-19 bagi calon jamaah haji Indonesia terus berjalan. Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Khoirizi, menyebut sejauh ini 84 persen jamaah haji sudah menerima suntikan vaksinasi.

 

Terkait

"Menurut informasi yang kami terima dari Kementerian Kesehatan, dalam hal ini Kapus Kesehatan Haji, jamaah yang sudah tervaksin sebanyak 141.311 orang atau 84.49 persen dari total jamaah yang sudah melunasi tahun 2020," ujarnya saat dihubungi Republika, Selasa (1/6).

Proses vaksinasi jamaah haji ini telah berlangsung sejak Maret dengan fokus utama pada ketegori lanjut usia (lansia). Sebelumnya, Kapuskes Haji menyebut vaksin yang dilakukan pada April sampai Mei akan ditujukan bagi kelompok masyarakat rentan dan jamaah haji usia 18 hingga 59 tahun.

Terkait persiapan pelaksanaan haji 2021, Khoirizi menyebut pemerintah terus berupaya melakukan komunikasi dengan otoritas Saudi. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu kepastian pembagian kuota bagi Indonesia.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau agar masyarakat dan calon jamaah haji untuk tidak mempercayai berita bohong atau informasi palsu yang beredar di media sosial maupun aplikasi perpesanan, seperti Whatsapp.

"Imbauan saya, mohon dengan sangat masyarakat khususnya jamaah haji Indonesia tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan media sosial yang belum tentu tingkat kebenarannya dan dari sumber yang tidak berkopeten," kata dia.

Ia menegaskan, sampai saat ini belum ada pengumuman resmi yang disampaikan oleh Kerajaan Arab Saudi terkait pelaksanaan haji tahun 2021.

Untuk itu, pemerintah dan Komisi VIII DPR RI terus mendiskusikan hal ini agar mendapatkan  keputusan terbaik bagi jamaah. Setiap keputusan disebut selalu mengedepankan kesehatan, keselamatan dan keamanan jamaah.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini