Pemerintah Diminta Lobi Raja Arab Saudi Soal Haji 2021

Ahad , 06 Jun 2021, 13:04 WIB Reporter :Nawir Arsyad Akbar/ Redaktur : Esthi Maharani
Jemaah haji mengelilingi Ka
Jemaah haji mengelilingi Ka

IHRAM.CO.ID, JAKARTA - - Wakil Ketua MPR Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) menyayangkan keputusan pemerintah yang tak memberangkatkan calon jamaah haji pada tahun ini. Menurutnya, belum ada upaya pamungkas yang dilakukan pemerintah dalam mengupayakan kuota haji untuk 2021.

 

Terkait

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dimintanya untuk menjalin komunikasi langsung dengan Raja Salman bin Abdul Aziz. Agar pemerintah Arab Saudi memberikan kuota haji bagi Indonesia pada tahun ini.

"Ini penting dan bisa dilakukan Presiden Jokowi untuk membuktikan keseriusan pemerintah membela hak calon haji yang juga rakyat Indonesia. Hal tersebut juga perlu dan mungkin dilakukan karena Presiden Jokowi memiliki kedekatan," ujar HNW lewat keterangan tertulisnya, Ahad (6/6).

Pemerintah Arab Saudi, kata HNW, hingga saat ini belum mengumumkan jumlah kuota haji yang akan diperoleh bagi negara-negara lain. Adapun kuota haji yang dibuka untuk negara lain sebanyak 45 ribu.

Sebelum pengumuman dari Kementerian Agama (Kemenag), peluang tersebut seharusnya diupayakan maksimal oleh pemerintah Indonesia. Pasalnya, ada banyak calon jamaah haji saat ini yang sangat berharap dapat menjalankan ibadah tersebut hari ini.

"Kami sudah ingatkan sejak awal raker dengan Menag Yaqut Cholil Qoumas soal pentingnya lobi diplomasi kelas tinggi untuk buka peluang pemberangkatan calon haji dari Indonesia," ujar HNW.

Untuk itu, ia meminta agar Jokowi menjalin komunikasi langsung dengan pemerintah Arab Saudi dalam memastikan kuota haji untuk Indonesia pada tahun ini. Agar nantinya ada kepastian langsung dari pemerintah Arab Saudi.

"Pemerintah mestinya bisa mengobati kekecewaan umat degan tampil maksimal bela hak umat untuk berhaji. Dengan adanya peluang yang dibuka oleh Kerajaan Arab Saudi Arabia dan dengan kesiapan yang sudah dilakukan Kemenag dan Komisi VIII DPR," ujar HNW yang juga anggota Komisi VIII DPR itu.

Diketahui, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, menyatakan keselamatan jamaah calon haji menjadi salah satu faktor pemerintah kembali tidak memberangkatkan haji tahun ini. Selain itu memang belum dibukanya akses haji oleh Pemerintah Arab Saudi.

Ia mengatakan pandemi Covid-19 yang melanda dunia, kesehatan, dan keselamatan jiwa jamaah lebih utama dan harus di kedepankan. Apalagi, katanya, saat ini muncul varian baru virus corona di sejumlah negara membuat penularan masih sulit untuk ditangani.

"Karena masih pandemi dan demi keselamatan jamaah, pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jamaah haji Indonesia," ujar Yaqut Cholil Qoumas, saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (3/6).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini