Kamis 24 Jun 2021 18:19 WIB

Lego akan Buat Mainan dari Botol Minuman Daur Ulang

Lego mengembangkan balok prototipe dengan bahan PET.

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Dwi Murdaningsih
Mainan Lego.
Foto: IST
Mainan Lego.

IHRAM.CO.ID, NEW YORK -- Raksasa mainan Lego berencana membuat produknya dari botol minuman daur ulang dalam waktu dua tahun. Lego ingin membuat sekitar 3.500 balok dan bentuk yang berbeda. Namun, perusahaan itu menghadapi tantangan untuk menghasilkan produk berkelanjutan yang dapat bertahan bertahun-tahun, bahkan puluhan tahun.

"Tujuannya adalah untuk menemukan produk yang cukup bagus sehingga orang tidak melihat perbedaannya," kata Tim Brooks dari Lego, dilansir di BBC, Kamis (24/6).

Baca Juga

Dia tidak merinci berapa banyak balok lego yang akan berisi bahan daur ulang. Namun dia menambahkan bahwa Lego ingin mulai menggunakan botol yang dibuat sesegera mungkin.

Brooks, wakil presiden keberlanjutan Lego, mengatakan kedua jenis balok harus cocok dan dapat dipertukarkan seperti produk Lego lainnya. Tahap selanjutnya adalah menambahkan warna ke balok prototipe, dan mengujinya dengan penggemar anak-anak dan dewasa.

 

Lego mengatakan awalnya akan mendapatkan botol minuman ringan dari AS untuk membuat bagian mainan plastik barunya. Dia mengatakan plastik yang diambil dari lautan tidak akan cocok karena biasanya terlalu terdegradasi. Sejumlah perusahaan membuat produk dari plastik daur ulang karena keberlanjutan menjadi lebih penting bagi pelanggan.

Lego mengatakan bahwa banyak pelanggan, baik anak-anak maupun orang dewasa, meminta lebih banyak keberlanjutan saat membeli produk secara umum. Pada tahun 2018, Lego menetapkan tujuan untuk membuat semua produk intinya dari bahan yang berkelanjutan pada tahun 2030.

Sebagai bagian dari upaya ini, Brooks mengatakan perusahaan telah mengembangkan balok prototipe yang terbuat dari botol polietilen tereftalat (PET), dengan beberapa bahan kimia lain yang ditambahkan.

Saat ini, perusahaan membuat banyak balok menggunakan akrilonitril butadiena stirena (ABS), plastik murni yang terbuat dari minyak mentah.

Menggunakan PET juga akan memungkinkan perusahaan untuk membuat potongan Lego dengan bentuk yang berbeda. Biasanya, Lego cukup tahan lama dan bertahan selama dua hingga tiga generasi. Menurut Brooks, itulah yang menjadi tujuan perusahaan dengan blok PET-nya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement