Apple Pilih Riyadh Sebagai Markas Akademinya di Wilayah MENA

Kamis , 08 Jul 2021, 14:22 WIB Reporter :Meiliza Laveda/ Redaktur : Esthi Maharani
erusahaan Apple telah memilih Riyadh sebagai markas besar Akademi Pengembang Apple.
erusahaan Apple telah memilih Riyadh sebagai markas besar Akademi Pengembang Apple.

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Perusahaan Apple telah memilih Riyadh sebagai markas besar Akademi Pengembang Apple. Keputusan ini membuat Riyadh sebagai kota pertama di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) yang menjadi tuan rumah cabang lembaga utama.

 

Terkait

Langkah tersebut datang sebagai pendorong Visi Saudi 2030 dan penegasan peran utama Arab Saudi di MENA. Pada fase pertama, akademi akan didedikasikan untuk programmer dan pengembang guna mendukung upaya pemberdayaan perempuan dan reformasi sosial.

Sebagai bagian dari perjanjian, perusahaan internasional bergengsi itu akan bekerja sama dengan Federasi Saudi untuk Keamanan Siber, Pemrograman, dan Drone yang diwakili oleh Akademi Tuwaiq yang bermitra dengan Universitas Princess Nourah Bint Abdulrahman.

Menteri Komunikasi dan Informatika Abdullah al-Swaha berterima kasih kepada Akademi Pengembang Apple karena telah memilih Saudi menjadi negara pertama di kawasan MENA yang menjadi tuan rumah.

“Langkah ini merupakan investasi dalam pemikiran dan keterampilan digital gadis-gadis kami dalam perjalanan mereka membangun masa depan bangsa yang inovatif dan transformasi,” kata al-Swaha, dilansir Saudi Gazette, Kamis (8/7).

Dia juga memuji Saudi Federation for Cybersecurity, Programming and Drones (SAFCSP), Tuwaiq Academy, dan Princess Nourah University (PNU) atas pencapaian ini. Sementara itu, Menteri Pendidikan Dr. Hamad Al-Sheikh memuji kemitraan ini. Dia mengatakan ini akan menjadi pusat utama untuk menghasilkan programmer dan pengembang teknologi.

Presiden PNU Dr. Inas Binti Suleiman al-Issa mengungkapkan kebahagiaannya yang luar biasa sebagai universitas yang menjadi tuan rumah Apple Academy. “Hari ini, bekerja sama dengan mitra strategis kami SAFCSP dengan bangga kami mengumumkan peluncuran Apple Developer Academy pertama di PNU, universitas wanita terbesar di dunia,” ucap dia.

Ketua Dewan Direksi SAFCSP dan Akademi Tuwaiq Faisal al-Khamisi juga mengungkapkan kebahagiaannya atas pencapaian ini. “Ini adalah salah satu dukungan besar dan tak terbatas yang ditemukan Putra Mahkota Muhammad bin Salman dalam mengejar pencapaian tujuan Visi 2030 dan mendukung upaya untuk memberdayakan perempuan,” ujar al-Khamisi.

Dia menjelaskan akademi akan bekerja untuk menyediakan alat dan pelatihan bagi calon wirausahawan, pengembang, dan desainer wanita untuk mendirikan perusahaan rintisan dan menemukan banyak pekerjaan di bidang aplikasi iOS, melalui beberapa jalur. Yakni, pemrograman, aplikasi bisnis, pemasaran, desain, dan keterampilan profesional.

Akademi utama dunia memberi siswa kesempatan untuk membangun landasan bekerja dan berkarir dalam sektor ekonomi digital. Ini berfokus pada pengkodean, desain, kewirausahaan, dan keterampilan profesional. Akademi ini telah berkontribusi dalam pendirian lebih dari 160 perusahaan rintisan di seluruh dunia.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini