Sabtu 10 Jul 2021 20:10 WIB

Bosnia Gelar Pawai Perdamaian Hormati Genosida Srebrenica

Bosnia gelar pawai perdamaian untuk hormati para korban genosida Srebrenica

Pawai perdamaian memperingati 26 tahun genosida di Srebrenica.
Foto: Anadolu Agency
Pawai perdamaian memperingati 26 tahun genosida di Srebrenica.

IHRAM.CO.ID, BELGRADE, Serbia -- Pawai perdamaian tiga hari untuk memperingati 26 tahun genosida di Srebrenica dimulai di Bosnia dan Herzegovina pada Kamis.

Kepala Subkomite Pawai Perdamaian Zulfo Salihovic mengatakan sekitar 3.000 orang berpartisipasi dalam pawai ke-17 tahun ini.

Salihovic mengatakan peserta dari negara lain dan Turki merupakan kelompok peserta terbesar.

“Selain banyak orang Turki, kami juga memiliki peserta dari Amerika Serikat (AS), Italia, dan wilayah Sandzak di Serbia,” kata Salihovic.

Secara tradisional, ribuan orang dari seluruh dunia datang ke kota Nezuk di Bosnia setiap tahun untuk berpartisipasi dalam acara pawai tersebut.

Para peserta melakukan aksi jalan selama tiga hari, dan menghabiskan malam di area yang ditentukan.

Pawai itu diperkirakan akan berakhir di sebuah pemakaman di Potocari, sebuah desa di timur Bosnia-Herzegovina, barat laut kota Srebrenica, di mana doa pemakaman dan upacara peringatan akan diadakan untuk 19 korban.

Sejak 2005, ribuan orang telah menghadiri Mars Mira -- yang berarti Pawai Perdamaian dalam bahasa Bosnia -- mengikuti jalur hutan yang sama yang digunakan oleh orang-orang Bosnia ketika mereka melarikan diri dari genosida Srebrenica.

Lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim Bosnia terbunuh setelah pasukan Serbia Bosnia menyerang Srebrenica pada Juli 1995, meskipun kehadiran pasukan Belanda dimaksudkan untuk bertindak sebagai penjaga perdamaian internasional.

Pada awal 1990-an, Srebrenica dikepung oleh pasukan Serbia yang berusaha merebut wilayah dari Muslim Bosnia dan Kroasia untuk membentuk negara mereka sendiri.

Pada musim semi 1993, Dewan Keamanan PBB menyatakan Srebrenica sebagai "daerah aman".

Namun, pasukan Serbia yang dipimpin oleh Jenderal Ratko Mladic -- kemudian dinyatakan bersalah atas kejahatan perang dan genosida -- menyerbu zona aman PBB itu.

Sekitar 15.000 orang Srebrenica melarikan diri ke pegunungan sekitarnya tetapi pasukan Serbia memburu mereka dan membunuh 6.000 dari mereka di hutan.

Sebanyak 6.696 korban dimakamkan di Srebrenica Genocide Memorial di Potocari. Pada upacara peringatan hari Minggu, 19 korban yang teridentifikasi akan dimakamkan di pemakaman tersebut.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement