Ahad 08 Aug 2021 18:59 WIB

Pemerintah Afghanistan Umumkan Taliban Kuasai Kunduz

Kunduz adalah salah satu kota besar di Afghanistan

Rep: Dwina Agustin/ Red: Muhammad Subarkah
Pasukan Taliban kala kepung Kunduz.
Foto: Google.com
Pasukan Taliban kala kepung Kunduz.

IHRAM.CO.ID, KABUL --  Anggota dewan provinsi Kunduz, Ghulam Rabani, mengatakan Taliban menguasai sebagian besar ibu kota provinsi di Afghanistan utara, termasuk kantor gubernur dan markas polisi pada Ahad (8/8). Pertempuran terus berlanjut di bandara kota dan bagian lain kota.

Rabani menyatakan pertempuran antara pemberontak dan pasukan pemerintah telah terjadi di sekitar kantor gubernur dan markas polisi tetapi kemudian Taliban telah mengambil alih dua bangunan tersebut. Mereka juga menguasai gedung penjara utama di Kunduz.

Kunduz adalah persimpangan strategis dengan akses strategis ke sebagian besar Afghanistan utara serta ibu kota, Kabul, yang berjarak sekitar 335 kilometer. Jika Kunduz jatuh, itu akan menjadi keuntungan yang signifikan bagi Taliban dan ujian kemampuan mereka untuk mengambil dan mempertahankan wilayah. Wilayah ini adalah salah satu kota besar di negara itu dengan populasi lebih dari 340.000 jiwa.

Sehari sebelum kemenangan di Kunduz, milisi Taliban memasuki ibu kota provinsi Jawzjan setelah menyapu sembilan dari 10 distrik di provinsi tersebut. Beberapa dari 34 ibu kota provinsi negara lainnya terancam ketika kelompok ini menyapu sebagian besar Afghanistan dengan kecepatan yang mengejutkan.

Gelombang serangan oleh Taliban telah meningkat ketika pasukan Amerika Serikat (AS) dan NATO menyelesaikan penarikan dari negara itu. Dengan meningkatnya serangan, pasukan keamanan Afghanistan dan pasukan pemerintah membalas dengan serangan udara yang dibantu oleh AS dan telah meningkatkan kekhawatiran tentang korban sipil.

Sementara itu, serangan udara merusak sebuah klinik kesehatan dan sekolah menengah di ibu kota provinsi Helmand, Afghanistan selatan. Sebuah pernyataan Kementerian Pertahanan mengkonfirmasi bahwa serangan udara dilakukan di beberapa bagian kota Lashkar Gah. 

 
Pasukan menargetkan posisi Taliban, menewaskan 54 milisi dan melukai 23 lainnya. Pernyataan tersebut  tidak menyebutkan klinik atau sekolah yang dibom. Wakil ketua dewan provinsi Helmand, Majid Akhund, mengatakan serangan udara menghantam sebuah klinik kesehatan dan sebuah sekolah di distrik polisi ke-7 kota itu pada Sabtu (7/8) malam. Namun, dia mengatakan daerah itu berada di bawah kendali Taliban sehingga setiap korban bisa disebabkan oleh kelompok itu.

Seorang pejabat dari departemen kesehatan masyarakat Helmand, Dr Ahmad Khan Weyar, mengatakan seorang perawat tewas ketika serangan udara menghantam sebuah klinik kesehatan dan seorang penjaga terluka. "Penjajah Amerika mengebom dan menghancurkan rumah sakit dan sekolah lain di Helmand,” kata Taliban dalam sebuah pernyataan. Dikatakan Rumah Sakit Safyano dan Sekolah Menengah Atas Muhammad Anwar Khan dibom.

Pertempuran sengit telah terjadi di dalam dan sekitar Lashkar Gah dan baik angkatan udara pemerintah AS maupun Afghanistan telah melakukan serangan udara di kota tersebut. Taliban menguasai sembilan dari 10 distrik polisi di kota itu. 

https://apnews.com/article/afghanistan-a3fb2c3463cc61d45fdc013adfede6bd

sumber : AP
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement