Arab Saudi Masih Berlakukan Larangan Resepsi Nikah di Gedung

Senin , 09 Aug 2021, 08:51 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Larangan pesta nikah di gedung cegah Covid-19 di Arab Saudi. Bendera Arab Saudi
Larangan pesta nikah di gedung cegah Covid-19 di Arab Saudi. Bendera Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan dan Perumahan Arab Saudi, menyatakan pada Sabtu (7/8) bahwa penangguhan pengadaan acara sosial di aula pernikahan dan auditorium akan terus berlanjut. 

 

Terkait

Ini sesuai dengan tindakan pencegahan dan protokol pencegahan untuk membendung penyebaran virus corona.  

Baca Juga

Kementerian menjelaskan bahwa pertemuan semacam itu menimbulkan beberapa risiko, khususnya kehadiran lansia dalam skala besar pada acara tersebut, risiko tinggi pada kelompok usia lanjut, dan peluang penyebaran cepat virus corona dalam pertemuan besar. 

Dilansir dari Saudi Gazette, Senin (9/8), Kementerian juga menjabarkan alasan untuk terus menangguhkan banyak acara di gedung-gedung. 

Menurutnya ini termasuk tidak selesainya upaya untuk memberikan dosis kedua vaksin virus corona, tidak mengurangi penyebaran pandemi dan membatasi dampaknya, mencatat tingkat tinggi penyebaran virus selama pertemuan, dan adanya varian virus yang bermutasi. 

Kementerian menunjukkan bahwa ada juga kesulitan dalam memastikan kontrol total atas kepatuhan protokol pencegahan seperti pemakaian masker, inspeksi semua peserta, dan menerapkan jarak sosial dan fisik pada pertemuan semacam itu. 

Pada Maret tahun lalu, Arab Saudi menangguhkan acara di aula pernikahan, rumah peristirahatan, tempat acara dan di hotel sebagai bagian dari tindakan pencegahan yang direkomendasikan oleh otoritas kesehatan untuk melindungi kesehatan warga dan penduduk dan memastikan keselamatan mereka. 

Kementerian Kesehatan kemudian menyarankan masyarakat untuk menghindari mengadakan pesta resmi atau sosial dan acara dengan lebih dari 50 peserta. Ini juga menggarisbawahi perlunya menghindari jabat tangan, karena itu bisa menjadi salah satu penyebab paling umum penularan infeksi. 

 

Sumber: saudigazette

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini