Saudi Siapkan Lahan Pembangkit Listrik Terbarukan

Sabtu , 21 Aug 2021, 00:29 WIB Reporter :Rizky Suryarandika/ Redaktur : Esthi Maharani
Pembangkit listrik, ilustrasi
Pembangkit listrik, ilustrasi

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kementerian ESDM Arab Saudi mengumumkan alokasi dua lahan seluas 12 juta meter persegi untuk mengembangkan pembangkit listrik terbarukan. Nantinya pembangkit listrik itu berkapasitas 600 megawatt.

 

Terkait

Dilansir dari Saudi Gazette pada Jumat (20/8), pembangkit listrik itu rencananya didirikan di dua kota, Jeddah dan Rabigh. Kementerian ESDM telah bekerja dengan Otoritas Saudi untuk Kota Industri dan Zona Teknis (MODON) guna menyediakan lahan yang diperlukan bagi proyek-proyek ini.

Kementerian ESDM Saudi berencana untuk mendiversifikasi sumber energi dengan meningkatkan pangsa gas dan sumber energi terbarukan. Langkah ini berguna untuk mencapai bauran energi yang optimal dengan biaya lebih murah dan lebih efisien dalam menghasilkan listrik.

Selain itu, sumber energi terbarukan akan mencapai 50 persen dari bauran energi untuk produksi listrik pada tahun 2030. Saudi memang merencanakan ketergantungan 50/50 pada gas alam dan energi terbarukan. Langkah yang diambil yaitu menggantikan bahan bakar cair yang saat ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan.

Kementerian ESDM Saudi mengklaim Program Energi Terbarukan Nasional (NREP) adalah kunci untuk mencapai bauran energi yang optimal. NREP mampu mencapai target ini dengan menciptakan lingkungan yang kompetitif bagi investor sektor swasta dan mempromosikan industri baru teknologi energi.

Diketahui, NREP adalah salah satu pilar ekonomi karbon sirkular yang diadopsi Arab Saudi selama kepemimpinan G20 tahun lalu, yang bermaksud untuk mengurangi emisi dari sektor energi di Saudi. Rencana kementerian ESDM dan MODON sejalan dengan Visi Saudi 2030 dan inisiatifnya dalam Program Pengembangan Industri dan Logistik Nasional (NILDP).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini