Manzikert, Pertempuran yang Mengubah Sejarah Anatolia

Sabtu , 28 Aug 2021, 03:55 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Agung Sasongko
Pertempuran Manzikert (ilustrasi)
Pertempuran Manzikert (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,  ANKARA -- Setiap tahun, dunia Islam merayakan ulang tahun kemenangan Manzikert (atau juga disebut Malazgirt) pada 26 Agustus, yakni ketika Turki Seljuk yang dipimpin oleh Sultan Muhammad Alp Arslan (1029-1072), mengalahkan Kekaisaran Romawi yang dipimpin oleh Kaisar Romanos IV pada 1071 M (463 M).

 

Terkait

Manzikert adalah nama daerah yang terletak di provinsi Mus bagian timur Turki. Seperti dilansir dari Daily Sabah, kemenangan Manzikert ini adalah salah satu kemenangan paling berpengaruh dalam sejarah Islam, tetapi juga sangat mempengaruhi sejarah Kekristenan.

Baca Juga

Pentingnya kemenangan di Manzikert tidak hanya membuka jalan bagi penaklukan Turki di Anatolia tetapi juga membawa perubahan politik, geografis, dan bahkan ekonomi dan demografis ke wilayah Anatolia.

Sepeninggal Sultan Seljuk Tughrul Bey, terjadi perebutan kekuasaan. Keponakannya Alp Arslan menyelesaikan konflik tersebut dengan bantuan wazirnya yang terkenal Nizam al-Mulk pada tahun 1063. Alp Arslan bekerja selama beberapa tahun untuk mendirikan kerajaannya di wilayah miliknya sebelum melakukan penaklukan baru dan kemudian bergerak untuk memperluas wilayah negara melalui penaklukan.