Saudi Berharap Afghanistan Melangkah ke Arah yang Benar

Kamis , 09 Sep 2021, 14:25 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Agung Sasongko
 Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara selama konferensi pers di Kabul, Afghanistan Selasa, 7 September 2021. Taliban pada hari Selasa mengumumkan kabinet sementara yang diisi dengan veteran dari pemerintahan keras mereka di akhir 1990-an dan pertempuran 20 tahun berikutnya melawan AS- memimpin koalisi dan sekutu pemerintah Afghanistan.
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berbicara selama konferensi pers di Kabul, Afghanistan Selasa, 7 September 2021. Taliban pada hari Selasa mengumumkan kabinet sementara yang diisi dengan veteran dari pemerintahan keras mereka di akhir 1990-an dan pertempuran 20 tahun berikutnya melawan AS- memimpin koalisi dan sekutu pemerintah Afghanistan.

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Arab Saudi berharap pembentukan pemerintah sementara di Afghanistan akan melangkah ke arah yang benar menuju mencapai keamanan dan stabilitas, menolak kekerasan dan ekstremisme dan membangun masa depan yang cerah bagi Afghanistan. 

 

Terkait

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal Bin Farhan mengatakan Kerajaan berharap bahwa Taliban dan semua pihak Afghanistan bekerja untuk menjaga perdamaian dan keamanan dan melindungi kehidupan dan properti warga sipil. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam pertemuan tingkat menteri secara virtual di Afghanistan pada Rabu (8/9).

Baca Juga

Menteri luar negeri juga menyampaikan belasungkawa yang terdalam kepada rakyat Afghanistan dan keluarga para korban yang kehilangan nyawa dalam peristiwa malang di Bandara Kabul.

Dia menegaskan kembali pendirian Kerajaan oleh orang-orang Afghanistan selama tahap penting dari sejarah mereka. Pangeran Faisal menekankan dukungan Kerajaan untuk rakyat Afghanistan dan pilihan masa depan yang mereka buat untuk negara mereka tanpa campur tangan pihak luar.

"Kerajaan sangat mementingkan untuk mendukung cara-cara di mana Afghanistan dapat mengatasi tantangannya saat ini," kata Pangeran Faisal dilansir dari Saudi Gazette, Kamis (9/9).

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini