Arab Saudi Ajak Pengunjung Expo Dubai Berselancar Masa Depan

Ahad , 03 Oct 2021, 20:00 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Nashih Nashrullah
 Musisi Tradisional Emirat tampil di situs EXPO selama hari pertama EXPO 2020 Dubai di emirat Teluk Dubai, Uni Emirat Arab pada 01 Oktober 2021. Sekitar 192 negara mengambil bagian di paviliun mereka di EXPO 2020 Dubai yang merupakan yang pertama Expo internasional akan diadakan di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan (MEASA) yang berlangsung antara 01 Oktober 2021 hingga 31 Maret 2022
Musisi Tradisional Emirat tampil di situs EXPO selama hari pertama EXPO 2020 Dubai di emirat Teluk Dubai, Uni Emirat Arab pada 01 Oktober 2021. Sekitar 192 negara mengambil bagian di paviliun mereka di EXPO 2020 Dubai yang merupakan yang pertama Expo internasional akan diadakan di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia Selatan (MEASA) yang berlangsung antara 01 Oktober 2021 hingga 31 Maret 2022

IHRAM.CO.ID, DUBAI – Arab Saudi meresmikan paviliun canggihnya di Expo 2020 Dubai, Jumat (1/10). Selama enam bulan ke depan, pengunjung akan dibawa dalam perjalanan melalui masa lalu kerajaan yang kaya, masa kini yang semarak, serta masa depan yang menjanjikan.

 

Terkait

Gagasan "seeing is believing" adalah inti dari pengalaman yang ditawarkan Paviliun Saudi kepada pengunjung. Perjalanan ini menampilkan Arab Saudi masa depan yang ramah, muda, beragam dan bersemangat.

Baca Juga

Dilansir di Khaleej Times, Ahad (3/10), paviliun tersebut mewakili orang-orang Arab Saudi, individu yang ambisius dan berbakat di berbagai sektor, yang mendukung transformasi kerajaan di bawah Visi 2030. 

Di seluruh peluang bisnis dan pariwisata maupun budaya dan alam, Arab Saudi memiliki banyak hal untuk ditawarkan di 13 wilayahnya yang unik, di mana di dalamnya terdapat lima Situs Warisan Dunia Unesco. 

Keberadaan paviliun ini memungkinkan pengunjung melihat sekilas tujuan menarik yang belum ditemukan di tempat lain.

Peresmian dihadiri Wakil Ketua Panitia Pengawas Paviliun Kerajaan Arab Saudi di Expo 2020 Dubai Mohammad Al Tuwaijri, Duta Besar Arab Saudi untuk UEA Turki Aldakhil, Komisaris Jenderal Paviliun Kerajaan Arab Saudi Hussain Hanbazazah, dan duta besar negara-negara GCC, serta pejabat maupun tokoh budaya dari seluruh dunia.

Penari tradisional Arab Saudi Ardah, sembari memegang pedang upacara, menampilkan pertunjukan yang mempesona dan energik, dengan ketukan drum folkloric dan puisi yang diucapkan.

“Paviliun ini mencerminkan pertumbuhan dan kemakmuran kerajaan selama masa pemerintahan Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman bin Abdulaziz dan Yang Mulia Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Negara kita berada di forum global ini dengan semangat dan aspirasi muda yang diperbarui, menuju masa depan yang sejahtera bagi kawasan dan dunia," kata Al Tuwaijri.

Paviliun ini disebut menampilkan banyak proyek ambisius di bawah Visi Saudi 2030, yang dirumuskan oleh Yang Mulia dan Putra Mahkota. Tak hanya itu, tampilan ini mewujudkan perjalanan Arab Saudi ke cakrawala pembangunan baru. Hanbazazah menambahkan, partisipasi Arab Saudi di Expo 2020 Dubai berasal dari nilai-nilai budaya kerajaan, kemampuan, serta ambisinya. 

Paviliun mengundang pengunjung untuk mengalami transformasi yang sedang berlangsung di Kerajaan di bawah Visi 2030, didukung orang-orang yang ramah dan beragam, serta energi dan optimisme generasi berikutnya. 

"Perjalanan ini juga memungkinkan komunitas bisnis untuk mengidentifikasi, menangkap, serta menciptakan peluang di Kerajaan, berkontribusi pada diversifikasi ekonomi dan pembangunan nasional," ujarnya. 

Paviliun Arab Saudi merupakan yang terbesar kedua setelah Uni Emirat Arab dan salah satu struktur paling berkelanjutan di Expo 2020 Dubai.

Keberadaannya telah dianugerahi peringkat LEED versi 4 Platinum dari Dewan Bangunan Hijau AS (USGBC), peringkat keberlanjutan tertinggi yang diakui secara internasional dalam Kepemimpinan dalam Desain Energi dan Lingkungan. 

Paviliun ini juga telah meraih tiga Guinness World Records untuk lantai pencahayaan interaktif terbesar, fitur air interaktif terpanjang, serta layar cermin digital interaktif LED terbesar.  

 

Sumber: khaleejtimes 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini