Kemenag Bahas Revisi KMA 777 Biaya Umroh di Masa Pandemi

Selasa , 26 Oct 2021, 16:25 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Agung Sasongko
Gedung Kemenag
Gedung Kemenag

Arifin menyebut pihaknya sedang mengupayakan agar perubahan biaya ini tidak terlalu besar. Kerja sama dengan asrama haji dilakukan agar memberikan paket layanan yang terbaik dan termurah.

 

Terkait

Selain dari sisi Kemenag, ia menyebut Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga terus berupaya melakukan diplomasi kepada Kerajaan Saudi. Salah satu lobi yang dilakukan terkait dengan suntikan ketiga vaksin Covid-19 atau booster.

Kemenkes disebut mengupayakan agar jamaah Indonesia tidak perlu disuntik booster untuk umroh. Salah satu alasannya karena Saudi sudah mengakui vaksin Sinovac dan Sinopharm, pun WHO.

"Pak Menkes menginginkan jangan booster. Alasannya, mayoritas masyarakat Indonesia belum vaksin. Rasanya tidak adil sementara ada yang menerima vaksin ketiga," ujar dia.

 

Terakhir, ia meminta semua pihak menghargai tugas fungsi yang dilakukan masing-masing kementerian. Di sisi lain, Kemenag mendorong agar diplomasi yang dilakukan segera difinalisasi, agar masyarakat tidak bingung dan menunggu lama untuk umroh.