Jumat 29 Oct 2021 15:26 WIB

Malaysia akan Beli Vaksin Pfizer untuk Anak 5-11 Tahun

Malaysia akan memproses pengadaan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech untuk anak-anak

Petugas kesehatan mengambil botol berisi vaksin COVID-19 jenis Pfizer
Foto: ANTARA/Fransisco Carolio
Petugas kesehatan mengambil botol berisi vaksin COVID-19 jenis Pfizer

IHRAM.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Pemerintah Malaysia mengatakan pada Jumat (29/10) akan memproses pengadaan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech untuk anak-anak, menyusul rekomendasi dari panel ahli AS agar suntikan itu diberikan pada anak berusia 5-11 tahun.

Panel penasihat Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada Selasa (26/10) memberikan suara untuk merekomendasikan otorisasi tersebut. Mereka mengatakan bahwa manfaat vaksin lebih besar ketimbang risikonya. Namun, FDA hingga kini belum memutuskan soal rekomendasi itu.

Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin via Twitter mengatakan opsi lain, seperti vaksin Sinovac dari China, juga akan dipertimbangkan untuk memastikan sekolah-sekolah dapat kembali dibuka secara aman.

Berdasarkan statistik pemerintah pada Jumat, tercatat sekitar 62 persen remaja berusia 12-17 tahun di Malaysia telah menerima vaksin Covid-19 lengkap.

Sebelumnya, perusahaan farmasi Pfizer Inc dan BioNTech SE mengatakan pihaknya berharap dapat mengirim 50 juta lebih dosis vaksin Covid-19 kepada pemerintah Amerika Serikat pada akhir April. Bulan April akan menjadi masa Amerika bersiap memvaksinasi anak-anak.

Langkah itu muncul setelah panel penasihat luar Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memberikan suaranya pada Selasa (26/10) untuk merekomendasikan otorisasi vaksin pada anak berusia 5-11 tahun. Keputusan FDA tentang pemberian vaksin untuk kelompok usia tersebut masih ditunggu.Jika diizinkan dan kemudian direkomendasikan oleh panel penasihat Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit AS (CDC).

Kedua perusahaan itu berharap dapat segera mengirim vaksin tersebut, dengan dosis 10 mikrogram untuk anak-anak, sesuai arahan pemerintah AS.

sumber : Antara / Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement