Jumat 12 Nov 2021 06:06 WIB

Bahrain Batalkan Daftar Larangan Perjalanan terkait Pandemi

Bahrain Batalkan Daftar Larangan Perjalanan terkait Pandemi Covid-19

Rep: Puti Almas/ Red: Muhammad Hafil
Bahrain Batalkan Daftar Larangan Perjalanan terkait Pandemi Covid-19. Foto: Sebuah pesawat Gulf Air Kerajaan Bahrain yang membawa delegasi pejabat dari Bahrain mendarat di Bandara Internasional Ben Gurion, dekat Tel Aviv, Israel, 01 Desember 2020. Media melaporkan bahwa delegasi pejabat Bahrain datang ke Israel untuk keperluan bisnis.
Foto: EPA-EFE/ABIR SULTAN
Bahrain Batalkan Daftar Larangan Perjalanan terkait Pandemi Covid-19. Foto: Sebuah pesawat Gulf Air Kerajaan Bahrain yang membawa delegasi pejabat dari Bahrain mendarat di Bandara Internasional Ben Gurion, dekat Tel Aviv, Israel, 01 Desember 2020. Media melaporkan bahwa delegasi pejabat Bahrain datang ke Israel untuk keperluan bisnis.

IHRAM.CO.ID,MANAMAH — Pemerintah Bahrain akan melonggarkan aturan terkait daftar merah larangan perjalanan selama pandemi virus corona jenis baru (Covid-19), mulai 14 November mendatang. 

Dengan pelonggaran terbaru, para pelancong yang datang ke Bahrain dan belum divaksinasi nantinya diminta untuk melakukan karantina mandiri di kediaman masing-masing. Karantina wajib di tempat-tempat yang ditunjuk oleh pemerintah akan ditiadakan. 

Baca Juga

Sebelumnya pada Juni, Bahrain menangguhkan pemberian izin kerja pada orang-orang dari negara-negara yang termasuk dalam daftar merah karena kasus Covid-19 yang tinggi. Ada 16 negara yang berada dalam daftar merah perjalanan diantaranya adalah termasuk Irak, Iran, Tunisia, dan Malaysia. 

Untuk saat ini, individu yang berada di India, Pakistan, Sri Lanka, Bangladesh, dan Nepal tidak dapat memperoleh izin kerja di Bahrain. Pihak berwenang negara itu mengatakan belum mengetahui kapan aturan ini akan dicabut. 

Bahrain mulai melonggarkan aturan terkait daftar merah perjalanan mulai 14 November, menyusul tingkat vaksinasi di negara itu yang meningkat. Saat ini, negara di Timur Tengah itu telah menyetujui vaksin Covid-19 dari Sinopharm untuk anak-anak berusia 3 hingga 11 tahun. 

Bahrain juga menjadi negara di Teluk Arab pertama yang mengadopsi ketentuan paspor vaksin Covid-19. Masyarakat di sana memiliki empat pilihan vaksin yaitu Sinopharm, Pfizer-BioNTech, AstraZeneca, dan Sputnik V.

Sumber:

 

https://www.thenationalnews.com/gulf-news/bahrain/2021/11/11/bahrain-to-remove-covid-19-travel-red-list/

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement