Militer AS Dilaporkan Tutupi Laporan Dua Serangan Di Baghuz

Ahad , 14 Nov 2021, 16:06 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Pasukan militer AS di Suriah
Pasukan militer AS di Suriah

Jumlah warga sipil di antara 60 korban yang tewas tidak bisa dipastikan karena "banyak perempuan bersenjata dan sedikitnya seorang anak bersenjata teramati" dalam video peristiwa itu, kata militer seraya menambahkan mayoritas dari korban tewas kemungkinan adalah petempur.

 

Terkait

Komando Pusat mengatakan serangan tersebut dilakukan ketika Pasukan Demokratik Suriah (SDF) sedang digempur habis-habisan dan terancam kalah dan SDF telah melaporkan bahwa daerah itu bersih dari warga sipil.Inspektur jenderal Departemen Pertahanan melakukan penyelidikan atas peristiwa yang terjadi pada 18 Maret 2019 itu, namun laporannya kemudian "dibersihkan" dari kata "pengeboman".

Penyelidikan independen dan menyeluruh atas insiden itu tidak pernah dilakukan, menurut NYT.Surat kabar itu mengatakan laporan tersebut didasarkan pada dokumen dan deskripsi laporan yang bersifat rahasia, serta wawancara dengan aparat yang terlibat langsung.

Seorang pengacara Angkatan Udara yang berada di pusat operasi pada saat kejadian meyakini serangan tersebut merupakan dugaan kejahatan perang. Dia kemudian memperingatkan inspektur jenderal Dephan AS dan Komite Dinas Angkatan Bersenjata Senat AS tapi tidak ada tindakan apa-apa, kata New York Times.Sumber: Reuters