Selasa 16 Nov 2021 19:59 WIB

Surat Perintah Penangkapan Putra Gaddafi Masih Berlaku

ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Saif al-Islam.

Rep: Rizki Jaramaya/ Red: Agung Sasongko
Saif Al Islam Gaddafi
Foto:

Pemilihan presiden Libya dianggap sebagai momen penting dalam proses perdamaian yang didukung PBB. Terutama untuk mengakhiri konflik yang telah berlangsung sekitar satu dekade. Konflik ini telah merusak stabilitas Mediterania sejak pemberontakan yang didukung NATO terhadap Muammar Gaddafi pada 2011.

Saif al-Islam al-Gaddafi kemungkinan akan memainkan nostalgia ketika era sebelum pemberontakan yang didukung NATO pada 2011, yang menjatuhkan ayahnya dari tampuk kekuasaan.

Sejauh ini era Gaddafi masih dikenang oleh sebagian besar orang Libya sebagai salah satu otokrasi yang keras. sementara Saif al-Islam Gaddafi dan tokoh-tokoh rezim sebelumnya telah keluar dari kekuasaan dalam waktu lama, sehingga mereka mungkin menemui kendala untuk memobilisasi dukungan.

Saif al-Islam Gaddafi tetap menjadi rahasia bagi banyak orang Libya. Dia ditangkap pada 2011 di wilayah pegunungan Zintan. Sejak saat itu, dia menghilang dari hadapan publik.

Gaddafi diadili secara in absentia pada  2015 oleh pengadilan Tripoli. Ketika itu, dia muncul dalam pengadilan melalui tautan video dari Zintan. Saif al-Islam Gaddafi merupakan lulusan London School of Economics dan fasih berbahasa Inggris. Dia merupakan wajah Libya yang dapat diterima dan dikenal ramah di Barat 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement