Bupati Sleman Minta Masyarakat Waspada Varian Omicron

Jumat , 03 Dec 2021, 14:40 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Bupati Sleman Minta Masyarakat Waspada Varian Omicron. Warga berbincang dengan tenaga kesehatan usai vaksinasi massal Covid-19 di Kalurahan Trihanggo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (17/11). Untuk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, ada 3 dari 5 kapanewon/kota yang vaksinasi Covid-19 dosis 2 sudah mencapai angka 70 persen. Yakni Kapanewon Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kapanewon Kulon Progo. Total sudah terdapat 2.344.757 jiwa di DIY yang menerima dosis kedua vaksin Covid-19.
Bupati Sleman Minta Masyarakat Waspada Varian Omicron. Warga berbincang dengan tenaga kesehatan usai vaksinasi massal Covid-19 di Kalurahan Trihanggo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (17/11). Untuk Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, ada 3 dari 5 kapanewon/kota yang vaksinasi Covid-19 dosis 2 sudah mencapai angka 70 persen. Yakni Kapanewon Sleman, Kota Yogyakarta, dan Kapanewon Kulon Progo. Total sudah terdapat 2.344.757 jiwa di DIY yang menerima dosis kedua vaksin Covid-19.

IHRAM.CO.ID, SLEMAN -- Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Kustini Sri Purnomo meminta masyarakat berhati-hati menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, terutama terkait informasi munculnya varian baru virus Covid-19, Omicron.

 

Terkait

"Kita sekarang harus bersiap dan tentunya berhati-hati. Jadi kita sedang mencermati terus kemungkinan varian baru ini merajalela ke mana-mana," kata Kustini, Jumat (3/12).

Baca Juga

Menurut dia, dari berbasis kajian yang dilakukan oleh peneliti, varian B.1.1.529 Omicron ini bukan sekadar baru, tapi juga ini berpotensi menjadi masalah besar. "Sehingga masyarakat diminta untuk tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. meskipun varian baru Omicron belum ditemukan di Indonesia," katanya.

Ia mengatakan, meskipun status PPKM Sleman sudah level 2, namun semua harus meningkatkan kewaspadaan dan tetap menjaga prokes dengan disiplin. "Tugas kita saat ini jangan sampai lengah dan kita menghadapi Nataru semua harus siaga. Saya sudah perintahkan Dinas Pariwisata berkoordinasi lintas sektoral untuk mengawasi tempat-tempat yang dimungkinkan ada kerumunan," katanya.

Kustini mengatakan, tempat-tempat wisata di wilayah Sleman tetap dibuka saat libur Natal dan Tahun Baru 2022. Dia pun telah menyiapkan sejumlah antisipasi agar tak terjadi lonjakan kasus Covid-19.

"Yang jelas jumlah orang itu akan menjadi perhatian kami. Termasuk nanti penerapan ganjil-genap kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru," katanya.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengumumkan varian Omicron sebagai Variant of Concern (VOC) atau varian yang menjadi perhatian sehingga patut diwaspadai. Pascapenetapan varian asal Afrika Selatan ini, sejumlah negara termasuk Indonesia melakukan upaya pencegahan dengan menutup bandara dari WNA yang negaranya yang sudah mendeteksi Omicron.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini