Satuan Pendidikan di Bawah Kemenag Harus Ramah Difabel

Jumat , 03 Dec 2021, 14:14 WIB Reporter :Fuji Eka Permana/ Redaktur : Agung Sasongko
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis),Prof Muhammad Ali Ramdhani
Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis),Prof Muhammad Ali Ramdhani

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag), Prof Muhammad Ali Ramdhani, mengatakan, kesempurnaan manusia adalah ketika dia mampu menutupi kekurangannya dengan ikhtiar maksimal. Di antara manusia terdapat para penyandang disabilitas yang telah melakukan banyak aktivitas dan melampaui segala keterbatasannya.

 

Terkait

"Dalam peringatan Hari Disabilitas ini kita belajar tentang bagaimana mengoptimalkan segala sumber daya yang kita miliki, dengan cara memanfaatkan yang ada bukan meratapi yang tidak ada," kata Ramdhani saat pidato pada Peringatan Hari Disabilitas Internasional Kemenag Tahun 2021 di Gedung Prof. Soenardjo Kompleks Kampus UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (3/12).

Baca Juga

Ramdhani menegaskan pentingnya penghargaan, penghormatan, dan perlakuan adil tanpa diskriminasi kepada para penyandang disabilitas atau disabilitas.

"Dalam perspektif saya manusia itu diciptakan sempurna, dengan kelebihan khas yang tidak bisa diseragamkan," ujarnya dalam acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional Kemenag bertema Pendidikan Tanpa Diskriminasi Setara Untuk Semua.

Ia menerangkan, dari segi kebijakan, Ditjen Pendis Kemenag telah melakukan pemetaan dan membangun infrastruktur dengan asistensi pakar disabilitas. Selanjutnya diperlukan komitmen untuk menjaga dan menerapkan fasilitas untuk mendukung pembelajaran ramah difabel.

"Saya berpesan, hal ini jangan sampai hanya menjadi artefak kebijakan, tetapi harus dilaksanakan secara konsisten," ujar Ramdhani.