Saudi Incar Lebih Banyak Ekspansi Layanan Haji dan Umroh

Rabu , 08 Dec 2021, 14:41 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Esthi Maharani
Dalam foto yang diambil dengan kecepatan rana lambat ini, jamaah umroh mengelilingi Ka
Dalam foto yang diambil dengan kecepatan rana lambat ini, jamaah umroh mengelilingi Ka

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Menteri Haji dan Umrah Kerajaan Saudi, Tawfik Al-Rabiah mengatakan sektor swasta di Makkah dan Madinah sangat menderita akibat pandemi Covid-19. Ketergantungannya pada kegiatan umroh dan haji yang merosot selama periode itu membawa dampak negatif pada sektor ini.

 

Terkait

“Kami sedang dalam proses pemulihan dari pandemi. Keluar dari kondisi ini dengan ekonomi yang kuat, sembari menjaga kesehatan dan keselamatan semua,” kata Al-Rabiah, saat bertemu dengan pengusaha dan investor sektor haji dan umroh di Kamar Dagang, dikutip di Argaam, Rabu (8/12).

Baca Juga

Menteri Haji lantas menekankan pentingnya kemitraan antara publik-swasta. Ia juga menunjukkan Kerajaan saat ini sedang mengalami kebangkitan besar di semua bidang.

Adapun tujuan utama yang menjadi fokus adalah memperluas layanan haji dan umroh serta meningkatkan pengalaman peziarah dalam melakukan umroh, haji dan kunjungan ke Madinah.

Lebih lanjut, Al-Rabiah juga menyoroti upaya yang dilakukan pihaknya untuk memperkuat dan mengembangkan peran sektor swasta, sebagai mitra strategis di Makkah dan Madinah untuk melayani jamaah secara efektif dan bermartabat.

Sebelumnya, diberitakan atas nama Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci, Badan Proyek dan Studi Teknik (Agency for Engineering Projects and Studies) mengumumkan dimulainya kembali paket pekerjaan penyelesaian Masjidil Haram. Termasuk di dalamnya konstruksi, elektromekanis, serta arsitektural dan penerbitan 60 lisensi peraturan untuk pekerjaan ini.

Peluncuran paket pekerjaan ekspansi ketiga Masjidil Haram ini terjadi setelah pemanfaatan lokasi proyek untuk umroh dan jamaah selama bulan suci Ramadhan di area total 528.301 meter persegi.

Beberapa pekerjaan yang dilakukan dalam proyek ini adalah proyek Ekspansi King Abdulaziz, proyek peningkatan kapasitas Gedung Mataf, dan dimulainya kembali pekerjaan gerbang utama (Gerbang King Abdulaziz, Al-Umrah, dan Al-Fateh) dan menara.

Tak hanya itu, ada juga pekerjaan pemasangan dan pemasangan langit-langit pada beberapa lantai Gedung Mataf, serta penyelesaian pekerjaan Proyek Mezanin lantai dua.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini