Inovasi Baru, Hajar Aswad Bisa Disentuh Secara Virtual 

Ahad , 19 Dec 2021, 05:00 WIB Reporter :Fuji E Permana/ Redaktur : Muhammad Hafil
Inovasi Baru, Hajar Aswad Bisa Disentuh Secara Virtual. Foto: Seorang polisi Saudi berdiri waspada di samping Al-Hajar al-Aswad, batu hitam, di kanan, peninggalan suci Muslim yang menurut tradisi Islam berasal dari zaman Adam dan Hawa, di Masjidil Haram, sehari sebelum haji tahunan haji, Sabtu, 17 Juli 2021.
Inovasi Baru, Hajar Aswad Bisa Disentuh Secara Virtual. Foto: Seorang polisi Saudi berdiri waspada di samping Al-Hajar al-Aswad, batu hitam, di kanan, peninggalan suci Muslim yang menurut tradisi Islam berasal dari zaman Adam dan Hawa, di Masjidil Haram, sehari sebelum haji tahunan haji, Sabtu, 17 Juli 2021.

IHRAM.CO.ID,MAKKAH--Arab Saudi telah meluncurkan inovasi baru yang akan memungkinkan umat Islam di seluruh dunia untuk menyentuh Hajar Aswad di Ka'bah, Mekah secara virtual. Melalui teknologi Virtual Reality (VR), siapapun bisa bisa merasakan pengalaman baru ini. 

 

Terkait

Dilansir dari Al Arabiya, Rabu (15/12), inisiatif ini diluncurkan oleh Sheikh Dr.  Abdulrahman bin Abdulaziz Al-Sudais. Dia merupakan Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Baca Juga

Inovasi yang dinamai, “Inisiatif hajar aswad Virtual” akan menjadi bagian dari Badan Urusan Pameran dan Museum Kerajaan yang diwakili oleh Administrasi Umum Pameran Digital. Mereka bekerja sama dengan Penjaga Institut Penelitian Haji dan Umrah Dua Masjid Suci di Universitas Umm al -Qura.

Inisiatif ini disebut bertujuan untuk menggunakan realitas virtual (VR) dan pengalaman digital yang mensimulasikan realitas nyata. Pada bulan Mei, otoritas Arab Saudi merilis gambar baru yang menawarkan pemandangan dekat Hajar Aswad yang belum pernah dilihat sebelumnya di Ka'bah di Mekah.  Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci menangkap detail teknik pada Hajar Aswad yang dikenal sebagai Hajar Aswad dalam bahasa Arab dengan teknik baru yang menggunakan fokus panorama bertumpuk.

Muslim percaya hajar aswad yang terkenal turun langsung dari surga dan diberikan kepada Nabi Ibrahim AS oleh malaikat Jibril. Batu itu terletak di dalam lapisan perak murni dan terletak di sudut Ka'bah, sekitar satu setengah meter dari tanah. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini