Rabu 22 Dec 2021 12:30 WIB

Katering Penerbangan Domestik Saudi Airlines Alami Lonjakan

Katering Penerbangan Domestik Saudi Airlines Alami Lonjakan.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Muhammad Hafil
 Katering Penerbangan Domestik Saudi Airlines Alami Lonjakan. Foto: Saudi Arabian Airlines
Foto: Alarabiya
Katering Penerbangan Domestik Saudi Airlines Alami Lonjakan. Foto: Saudi Arabian Airlines

IHRAM.CO.ID,JEDDAH -- Saudi Airlines Catering menikmati kebangkitan domestik yang luar biasa dari dampak Covid-19. Namun demikian, Ketua Perusahaan Mohammed Al-Sarhan menyebut hal yang sama tidak dapat dikatakan untuk operasi internasional perusahaan.

Al-Sarhan mengatakan penerbangan adalah sektor yang paling parah terkena dampak pandemi. “Semua penerbangan domestik dan internasional terhenti, dan semua perusahaan yang mengandalkan penerbangan untuk pendapatan utama mereka terkena dampak yang merugikan,” katanya dikutip di Arab News, Rabu (22/12).

Baca Juga

Bagi pihaknya, sekitar 70 persen pendapatan berasal dari sektor penerbangan. Bahkan, semua keuntungan perusahaan bergantung pada penerbangan. Ketika lalu lintas udara dihentikan, dampak yang disebabkan sangat besar dan sangat memengaruhi likuiditas perusahaan.

Al-Sarhan lantas menunjukkan perusahaannya menanggapi situasi yang tidak menyenangkan dengan mengambil sejumlah langkah untuk tetap eksis. Salah satunya adalah pemotongan biaya di beberapa daerah.

Saudi Airlines juga mendapat manfaat dari program pemerintah, seperti SANED, yang diluncurkan untuk pekerja Saudi oleh Kementerian Tenaga Kerja. Terlebih mereka telah menurunkan jumlah tenaga kerja asing, namun kerusakannya masih besar.

"Oleh karena itu, kami meluncurkan strategi yang berfokus pada diversifikasi pendapatan melalui penyediaan makanan untuk sektor lain, seperti kesehatan, olahraga, hiburan, pendidikan, sektor militer dan sektor paramiliter, seperti penjara,” lanjut dia.

Al-Sarhan menambahkan, semua sektor ini menunjukkan harapan besar dan membuka pintu bahwa perusahaannya memiliki kemampuan dan infrastruktur penuh untuk melayani mereka.

Di sisi lain, ia menyebut banyak pekerja kehilangan peran mereka setelah restrukturisasi baru perusahaan, yang kemudian dikualifikasi ulang untuk posisi baru. Tetapi, perusahaan tidak dapat merekualifikasi sekitar 440 karyawan lainnya dan oleh karena itu, penyelesaian cek emas dilakukan dan layanan mereka berakhir.

Dia mencatat, beberapa dari karyawan yang diberhentikan ini adalah orang Saudi, tetapi mayoritas adalah ekspatriat. Al-Sarhan juga mengatakan sektor katering di Arab Saudi belum sepenuhnya pulih dari guncangan pandemi. Namun, sektor ini mengalami pemulihan yang signifikan, terutama untuk penerbangan domestik.

“Pada level penerbangan domestik, sektor ini telah pulih 90 persen, tetapi pada level penerbangan internasional, kami masih melalui tingkat pemulihan di bawah 40 persen. Dengan varian omicron Covid-19, hanya Allah yang tahu apa yang akan terjadi. Beberapa negara telah menangguhkan penerbangan, jadi kami tidak dapat mengatakan seperti apa efeknya di masa depan,” ucap dia.

Lebih lanjut, Al-Sarhan menambahkan apa yang dulunya merupakan pilihan strategis kini telah menjadi masalah hidup. Perusahaan bergerak maju dengan dasar yang kuat, yang memungkinkan mereka meningkatkan pertumbuhan strategis karena permintaan lalu lintas udara dan pariwisata di Kerajaan kembali.

Pihaknya terus melanjutkan investasi dalam transformasi digital dan otomatisasi untuk membangun perusahaan yang lebih tangguh dan efektif untuk masa depan. Diversifikasi bisnis akanterus dilakukan dan berupaya mempercepat pemulihan, untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan ekonomi nasional Kerajaan, serta berkontribusi untuk mencapai Visi Saudi 2030.

CEO SACC Wajdy Al-Ghabban mengatakan perusahaan katering melihat ke masa depan dengan harapan dan tekad untuk memberikan layanan terbaik. Melalui strategi baru perusahaan, pihaknya akan fokus untuk mencapai tingkat keseimbangan yang lebih besar antara aktivitas katering dalam penerbangan dan aktivitas bisnis lainnya.

"Capaian ini dengan meningkatkan layanan katering, mengembangkan bisnis katering dan manajemen fasilitas, mengubah aktivitas ritel, dan menjajaki peluang baru untuk produk organik. dan pertumbuhan anorganik yang selanjutnya akan meningkatkan ruang lingkup dan kekuatan bisnis kami,” kata Al-Ghabban.   

Sumber:

https://www.arabnews.com/node/1990956/saudi-arabia

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement