Ahad 26 Dec 2021 09:38 WIB

Reruntuhan Masjid Berusia 200 Tahun Ditemukan di Pakistan

Pakistan akan mengembalikan masjid bersejarah itu sebagai warisan berharga.

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Ani Nursalikah
Reruntuhan Masjid Berusia 200 Tahun Ditemukan di Pakistan. Ilustrasi Masjid Rusak
Foto: Republika/Mardiah
Reruntuhan Masjid Berusia 200 Tahun Ditemukan di Pakistan. Ilustrasi Masjid Rusak

REPUBLIKA.CO.ID, ISLAMABAD -- Otoritas Pengembangan Modal (CDA) Sisi Lingkungan Pakistan menemukan reruntuhan masjid berusia 200 tahun. Temuan terjadi saat mereka melakukan pekerjaan pembangunan di Danau 'Kanwal' (Lotus), Shakarparian di Islamabad, Pakistan.

Arsitektur yang tergambar pada Masjid Jamia menunjukkan struktur itu setidaknya berusia 200 tahun. Bangunan itu bahkan dapat dinyatakan sebagai situs arkeologi setelah survei dilakukan dan bukti konklusif telah ditinjau.

Baca Juga

Dilansir di Daily Times, Ahad (26/12), sebuah pohon beringin yang terletak di halaman masjid juga diyakini berusia 500 tahun. Studi awal situs tersebut telah membuat para ahli berhipotesis penduduk setempat biasa melakukan sholat lima waktu dan sholat Jumat di masjid tua itu.

Ketika desa-desa terdekat dievakuasi, penduduk pindah ke Rawalpindi dan daerah lain di Islamabad untuk membangun kembali kehidupan di tanah yang mereka terima sebagai kompensasi. Sebagai bagian dari pekerjaan pemeliharaan dan pengembangan Danau Teratai, semak-semak yang tidak dapat diatur di taman sekitarnya telah disingkirkan. Area tersebut umumnya dibersihkan dari pertumbuhan berlebih sehingga mengungkap adanya masjid ini.

Ketua CDA Amer Ali Ahmed mengatakan telah mengeluarkan instruksi bagi badan sipil untuk mengembalikan masjid bersejarah sebagai warisan berharga di wilayah tersebut. Dia mengatakan pembangunan di danau ini telah masuk dalam tahap akhir. Tak hanya itu, fasilitas baru untuk wisatawan akan segera tersedia.

Perlu disebutkan di sini, di masa lalu daerah tersebut adalah rumah bagi danau teratai alami. Danau tersebut direduksi menjadi ukuran yang dapat diliarkan selama pembangunan kompleks budaya antara tahun 2004 dan 2005.

CDA sekarang sedang membangun sebuah danau di lokasi lain di dekat Museum Sejarah Alam. Danau dan taman ini bertujuan menyediakan resor serta lingkungan yang damai bagi warga.

Danau Lotus yang baru memiliki panjang 100 kaki dan lebar 68 kaki. Saat ini sedang dilakukan proses perbaikan untuk mencegah kebocoran setelah pengujian dalam basis percobaan.

https://dailytimes.com.pk/859361/ruins-of-200-year-old-mosque-discovered/

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Terkait
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement