Anggota DPR Kritisi Meningkatnya Dana Kelola Haji di BPKH

Kamis , 13 Jan 2022, 21:52 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
Anggota DPR Kritisi Meningkatnya Dana Kelola Haji di BPKH. Foto:   Dana Haji (ilustrasi)
Anggota DPR Kritisi Meningkatnya Dana Kelola Haji di BPKH. Foto: Dana Haji (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Anggota Komisi VIII Iskan Qolba Lubis mengapresiasi program haji muda Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), bukan peningkatan dana kelola sebesar Rp 158 triliun. Menurutnya, peningkatan itu tidak berarti jika manfaatnya tidak dirasakan oleh jamaah haji secara tunai.

 

Terkait

"Kalau saya melihat itu apresiasinya dari segi pelaksanaan haji mudanya. Bukan berarti dari banyaknya duit," kata Iskan saat dihubungi Republika, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga

Iskan menyarankan, agar BPKH dapat memiliki dana selain dari setoran dari calon jamaah haji, maka harus cerdas dalam memilih sektor investasi. Menurutnya, investasi langsung menjadi pilihan terbaik untuk BPKH mendapatkan dana optimalisasi.

"Yang perlu ditingkatkan itu adalah optimalisasi pendapatan hajinya, supaya masuk ke ivestasi langsung," katanya.

Saat ini kata dia, investasi langsung yang dilakukan BPKH belum banyak, untuk itu lembaga keuangan haji ini perlu menambah lagi investasi langsungnya. Tujuannya agar jamaah haji merasakan nilai manfaat yang lebih besar dari hasil kelolaan BPKH.

"Sekarang investasi langsungnya masih sedikit banget. Jadi BPKH harus masuk ke investasi langsung, investasi langsung yang resiko kecil," katanya.

Menurutnya, investasi langsung yang dilakukan BPKH sekarang ini belum terlalu optimal. Sehingga BPKH perlu bekerja keras lagi agar dapat nilai tambah yang hasilnya dirasakan oleh jamaah haji.

Menurutnya, jika BPKH investasi langsung dan mendapatkan nilai tambah yang besar, maka hal tersebut akan berdampak kepada lebih murahnya pelaksanaan haji ke depannya. Saat ini kata dia, jamaah belum maksimal merasakan dana dari hasil pengelolaan BPKH.

"Kalau mendapat nilai tambah bisa membantu jamaah haji yang akhir hasilnya kembali ke jamaah haji juga," katanya.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini