Makam Berisi Puluhan Mumi Era Yunani-Romawi Ditemukan di Mesir

Senin , 17 Jan 2022, 16:11 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Ani Nursalikah
Ilustrasi seorang wanita mengamati sebuah mumi dari Nesperennub, seorang pendeta kuil Mesir kuno yang hidup tiga ribu tahun yang lalu, dalam pameran di Museum ArtScience di Singapura, Kamis (25/4). Makam Berisi Puluhan Mumi Era Yunani-Romawi Ditemukan di Mesir
Ilustrasi seorang wanita mengamati sebuah mumi dari Nesperennub, seorang pendeta kuil Mesir kuno yang hidup tiga ribu tahun yang lalu, dalam pameran di Museum ArtScience di Singapura, Kamis (25/4). Makam Berisi Puluhan Mumi Era Yunani-Romawi Ditemukan di Mesir

IHRAM.CO.ID, KAIRO -- Sebuah makam dari era Yunani-Romawi yang berisi sekitar 20 mumi telah ditemukan di wilayah Aswan barat Mesir. Sebuah misi arkeologi bersama Mesir-Italia yang bekerja di sekitar Mausoleum Aga Khan membuat penemuan itu.

 

Terkait

Dilansir dari Arab News, Sabtu (15/1/2022), Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi tentang Kajian Purbakala Mostafa Waziri mengatakan makam itu memiliki dua bagian. Yang pertama berada di atas tanah dan yang kedua diukir di batu.

Baca Juga

Direktur Jenderal Aswan dan Nubia Antiquities dan Kepala Misi Arkeologi Mesir Abdel Moneim Saeed mengatakan bagian pertama adalah bangunan batu pasir dan bata lumpur persegi panjang. Sementara pintu masuk makam dikelilingi oleh balok-balok batu yang ditutupi dengan kubah bata lumpur.

Adapun bagian kedua diukir dari batu dan pintu masuk mengarah ke halaman persegi panjang di mana empat ruang pemakaman diukir, tambahnya. Makam ini memiliki 20 mumi yang sebagian besar dalam kondisi baik. Dugaan awal telah menunjukkan kuburan massal ini mencakup mayat dari lebih dari satu keluarga.

Kepala misi yang juga Profesor Egyptology di Universitas Milan Patricia Piacentini mengatakan, tim mereka menemukan banyak artefak arkeologi di dalam makam yang berasal dari era Yunani-Romawi. Termasuk meja persembahan, panel batu dengan teks hieroglif, dan kalung tembaga berhiaskan tulisan Yunani dan nama Nicostratus. Mereka juga menemukan sejumlah peti mati dalam kondisi baik, beberapa di antaranya diketahui terbuat dari batu pasir. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini