Inggris Desak Israel Hentikan Pengusiran Keluarga Palestina di Sheikh Jarrah

Selasa , 18 Jan 2022, 06:35 WIB Reporter :Kamran Dikarma/ Redaktur : Agung Sasongko
 Petugas polisi Israel menahan seorang pria Palestina selama protes mendukung keluarga Palestina yang berada di bawah ancaman penggusuran dari rumah lama mereka oleh pemukim Yahudi di lingkungan Yerusalem timur Sheikh Jarrah, Jumat, 17 Desember 2021.
Petugas polisi Israel menahan seorang pria Palestina selama protes mendukung keluarga Palestina yang berada di bawah ancaman penggusuran dari rumah lama mereka oleh pemukim Yahudi di lingkungan Yerusalem timur Sheikh Jarrah, Jumat, 17 Desember 2021.

IHRAM.CO.ID, RAMALLAH – Konsul Jenderal Inggris di Yerusalem Diane Corner mengkritik upaya Israel mengusir keluarga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur. Dia menekankan, tindakan tersebut bertentangan dengan hukum internasional.

 

Terkait

“Penggusuran di wilayah pendudukan bertentangan dengan hukum humaniter internasional dalam semua, kecuali keadaan yang paling luar biasa,” kata Corner dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun Twitter-nya, Senin (17/1), dikutip laman kantor berita Palestina, WAFA.

Baca Juga

Dia mengingatkan, aksi penggusuran berpotensi memantik pertikaian. “Inggris mendesak Pemerintah Israel untuk menghentikan praktik semacam itu yang hanya akan meningkatkan ketegangan di lapangan,” ujar Corner.

Corner termasuk di antara diplomat Eropa yang menyaksikan bagaimana otoritas Israel hendak mengusir keluarga Salahia dari kediamannya di Sheikh Jarrah. Terdapat 12 orang, termasuk lima anak-anak, yang akan menjadi korban penggusuran tersebut. Mereka pun berisiko kehilangan bisnisnya yang terletak persis di seberang Konsulat Inggris di Yerusalem Timur.

Meski ada kecaman, baik secara domestik maupun internasional, Israel bakal tetap melanjutkan penggusuran. Itu bukan pertama kalinya Israel melakukan pengusiran warga Palestina dari kediamannya di Sheikh Jarrah. Daerah tersebut kerap menjadi “titik panas” bentrokan antara aparat keamanan Israel dan warga Palestina.