Cirque du Soleil akan Buat Pertunjukan Internasional di Arab Saudi

Selasa , 25 Jan 2022, 14:48 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Ani Nursalikah
(Foto: salah satu pertunujukan Cirque du Soleil). Cirque du Soleil akan Buat Pertunjukan Internasional di Arab Saudi
(Foto: salah satu pertunujukan Cirque du Soleil). Cirque du Soleil akan Buat Pertunjukan Internasional di Arab Saudi

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kementerian Kebudayaan Saudi menandatangani perjanjian dengan grup hiburan Kanada, Cirque du Soleil untuk membuat pertunjukan di Kerajaan. Perjanjian tersebut ditandatangani Pangeran Badr bin Abdullah bin Farhan, Menteri Kebudayaan dan ketua Theatre and Performing Arts Authority, dan Gabriel de Alba, co-chairman Cirque du Soleil, di New York.

 

Terkait

Perjanjian tersebut akan membuat Cirque du Soleil mempersembahkan sejumlah pertunjukan sirkus pemenang penghargaan untuk pertama kalinya di Kerajaan. Mereka akan tampil bersama pertunjukan seperti “The Illusionist,” “Now You See Me,” “Paw Patrol Live,” “Race to Rescue”, “Trolls Live”, dan tur dunia Blue Man Group.

Baca Juga

Perjanjian tersebut juga mengatakan kedua pihak akan mendirikan akademi dan kantor Cirque du Soleil regional, untuk menyediakan kurikulum dengan standar tinggi yang dipimpin oleh para ahli sirkus global terbaik. Siswa dari seluruh Kerajaan dan luar negeri akan memiliki kesempatan untuk merasakan keterampilan kinerja mereka melalui program pertukaran sekolah internasional sirkus dan artis-in-residence, dan juga akan diberikan sertifikat yang diakui secara internasional.

Cirque du Soleil telah mempersembahkan enam pertunjukan di Arab Saudi sejak 2018, yang terakhir adalah pertunjukan "Messi 10." Pertunjukan itu diadakan pada November lalu yang menyoroti kehidupan pesepakbola terkenal Argentina Lionel Messi.

Kesepakatan itu datang dengan perkembangan seni pertunjukan yang lebih besar di Kerajaan, terutama setelah pembentukan Otoritas Teater dan Seni Pertunjukan. Lembaga itu mengumumkan strateginya untuk lebih meningkatkan sektor ini tahun lalu.

Rencana tersebut mencakup infrastruktur yang lebih baik untuk teater dan seni pertunjukan, memberikan kesempatan kerja, membangun kemitraan, dan memberikan kesempatan pendidikan. Ini termasuk pelatihan bagi sekitar 4.500 penulis naskah drama dan lebih dari 4.000 peserta pelatihan pada 2030.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini